Abrasi di Pantai Manggar Makin Parah, Pemkot Prioritaskan Pembangunan Pemecah Ombak

Menurutnya, abrasi itu terjadi karena pengaruh perubahan cuaca atau musim yang sangat drastis.

Abrasi di Pantai Manggar Makin Parah, Pemkot Prioritaskan Pembangunan Pemecah Ombak
TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN
Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud merespon serius abrasi yang terjadi di Pantai Manggar Segara Sari yang terletak di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Dikatakan Rahmad, tim teknis telah melakukan peninjauan terhadap kondisi abrasi di pantai tersebut guna mengkaji langkah apa saja yang perlu dilakukan.

Menurutnya, abrasi itu terjadi karena pengaruh perubahan cuaca atau musim yang sangat drastis.

"Angin selatan yang begitu kencang dihari-hari selanjutnya juga berpengaruh mengakibatkan terjadi abrasi di pantai itu,"ujarnya.

Saat ditanya tindak lanjut untuk menangani abrasi tersebut, Rahmad menyebut pembuatan pemecah ombak merupakan salah satu program prioritas dalam mengatasi abrasi.

Baca juga:

Usai Diberi Uang Rp 50 Juta, Joni Diajak Hotman Paris Hutapea Berkeliling Naik Lamborghini

Tatap Laga Penentuan Kontra Hong Kong, Evan Dimas: Yang Penting Kami Fight

Dulu Dibobol Christian Gonzales di Piala AFF, Sekarang Kiper Ini Jadi Andalan Klub Liga Inggris

Cabor Tak Berpotensi Raih Medali, Siap-siap Tak Diberangkatkan ke Porprov

Namun dirinya terlebih dahulu akan melihat permasalahan abrasi dan pembangunan pemecah ombak tersebut masuk dalam kategori bencana atau program.

Dijelaskannya, jika pembangunan pemecah ombak merupakan salah satu dari tindak lanjut bencana, maka anggaran bencana sudah tersedia.

Tapi jika masuk dalam kategori program, berarti pengusulan anggararan di APBD Perubahan bisa dilakukan.

"Anggarannya nanti kita akan bahas, karena kita mau lihat dulu ini masuk dalam kategori bencana atau program," pungkasnya. (*)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved