Pilpres 2019

Yenny Wahid Yakin Dukungan Warga Nahdliyin Tidak Akan Utuh dalam Pilpres 2019

Sehingga, terdapat dua pasangan di Pilpres 2019 itu membuat dukungan akan terbelah.

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Yenny Wahid menyampaikan sikap partainya pasca pengumuman verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum di Jakarta, Rabu (9/1/2013). PKBIB bersama 13 parpol lain yang tidak lolos verifikasi faktual KPU akan melaporkan KPU ke BAwaslu dan mengajukan gugatan ke PTUN. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dukungan warga Nahdliyin dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019 tidak akan utuh diberikan kepada pasangan bakal calon presiden-calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin ataupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Zannuba Arrifah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid.

"Dari dulu suara warga Nahdliyin tak pernah utuh hanya salah satu calon. Jadi warga NU mempunyai proses sendiri dalam membuat keputusan," ujar Yenny Wahid, ditemui di Halaman Masjid Jami' Nurul Islam Koja, Minggu (19/8/2018).

Melihat ke belakang, dia menjelaskan, suara warga Nahdliyin tidak pernah utuh diberikan kepada satu pasangan calon presiden-wakil presiden.

Bahkan, pada saat almarhum Hazim Muzadi maju dalam Pilpres 2004.

Ketua Umum PBNU selama dua periode pada 1999–2010 tersebut ketika itu didapuk sebagai calon wakil presiden dari Megawati Soekarnoputri, ketua umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Dalam ajang pilpres itu, selain Megawati-Hasyim, ada empat pasangan kontestan lainnya, yaitu SBY-JK, Wiranto-Salahuddin Wahid, Amien Rais- Siswono Yudo Husodo, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar.

Baca juga:

Usai Pembukaan Asian Games 2018, Wishnutama Ungkap Harus Bongkar Panggung Dalam 60 Jam

Digeber Jokowi Saat Pembukaan Asian Games 2018, Inilah Harga dan Spesifikasi Motor Yamaha FZ1

Unggah Foto Pasangan Capres-Cawapres, Kang Emil: Jangan Ada Lagi Makian dalam Argumentasi

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved