Begini Tanggapan Pemerintah Pusat Terhadap Pariwisata di Bumi Etam

Tazbir menjadi narasumber Sosialisi Pemasaran Pariwisata di Kaltim yang berlangsung di Hotel Harris.

Begini Tanggapan Pemerintah Pusat Terhadap Pariwisata di Bumi Etam
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Panitia menyerahkan cenderamata untuk pemateri dalam Sosialisasi Pemasaran Pariwisata. 

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Persaingan industri pariwisata antar provinsi di Indonesia kian ketat.

Banyak daerah di Nusantara yang menjadikan pariwisata sebagai sumber ekonomi masa depan.

Kaltim jadi satu diantara provinsi yang mulai peduli dengan pariwisata, tersebut.

Hal ini diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I, Regional II, Kementrian Pariwisata, Tazbir.

Tazbir menjadi narasumber Sosialisi Pemasaran Pariwisata di Kaltim yang berlangsung di Hotel Harris, Samarinda, Jumat (24/8/2018).

Baca: Shalvynne Chang, Tunangan Richard Muljadi yang Cantik Ternyata Artis Pemeran Aling di Laskar Pelangi

"Kita ingin Kaltim jadi destinasi wisata yang perkembangannya cepat. Karena persaingan antar provinsi ini sangat-samgat ketat," kata Tazbir.

Berbicara potensi pariwisata, kata Tazbir, Kaltim lebih maju dari beberapa provinsi lainnya di Kalimantan.

Tazbir mengungkapkan, terdapat dua event di Kaltim yang masuk dalam kalender wisata nasional yakni Erau di Kutai Kartanegara (Kukar) dan Festival Mahakam di Samarinda.

Oppo F9 Dibanderol Rp 4,3 Juta di Indonesia, Ini Keunggulan Poni Unik di Layar Ponsel

"Ke depan, harus lebih banyak lagi event yang bisa masuk kalender pariwisata nasional," ujar Tazbir.

Dari sisi infrastruktur, lanjut Tazbir, Kaltim sudah cukup lengkap.

"Dari sisi MICE (meeting, incentive, convention and exhibition), Kaltim sudah punya Convention Center yang besar. Hotelnya juga sudah bagus-bagus," katanya lagi.

Terima Gratifikasi Rp 40 Miliar, Zumi Zola Gunakan untuk Pelesiran ke AS dan Beli Action Figure

Untuk menggenjot industri pariwisata, lanjut Tazbir, perlu promosi dan pemasaran.

Pemprov, Pemkot/Pemkab harus bekerjasama dengan sektor swasta dalam mengembangkan wisata. "Nanti Pemerintah Pusat akan mengikuti agenda daerah," tuturnya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved