KPK Obok-obok dan Sita Dokumen dari Apartemen Steffy Burase

KPK obok-obok dan menyita sejumlah dokumen di apartemen Steffy Burase di Jakarta terkait dana otsus Aceh.

KPK Obok-obok dan Sita Dokumen dari Apartemen Steffy Burase
tribunews.com
Fenny Steffy Burase 

TRIBUNKALTIM.CO,  JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyita sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan kasus dugaan gratifikasi penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2018 di tiga lokasi di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan di apartemen milik model sekaligus staf ahli kegiatan Aceh Marathon 2018, Steffy Burase yang diduga mengetahui kasus yang menjerat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Baca: Pasca OTT, Steffy Burase Minta Kepastian Pelaksanaan Aceh Marathon 2018

Baca: Inilah Sosok Fenny Steffy Burase, Perempuan yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Aceh

Baca: Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Tiba di Gedung KPK, Tebar Senyum saat Keluar dari Mobil Tahanan

Penggeledahan kedua dilakukan di kediaman kerabat Steffy bernama Farah di Jalan Pengadegan Timur Raya No 23, Jakarta Selatan serta kediaman kuasa hukum Irwandi Yusuf, Sayuti Abubakar di Rancho Indah Town Square.

Febri mengatakan dokumen yang disita KPK yang diduga berkaitan dengar perkara itu justru ditemukan di kediaman Farah dan Sayuti.

“Dalam penggeledahan hari ini yang berkaitan kasus Aceh kami menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perkara di lokasi kedua,” ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK.

Fenny Steffy Burase
Fenny Steffy Burase (tribunews.com)

Baca: KPK Terbangkan Gubernur Irwandi Jusuf ke Jakarta, Setelah 10 Jam Diperiksa di Polda Aceh

Baca: OTT KPK di Aceh, Gubernur Irwandi Yusuf Sempat Pamit Mau Pergi Ngopi

Baca: OTT KPK di Aceh, Istri Gubernur Irwandi Yusuf Datangi Suami ke Mapolda

Lalu di kediaman Sayuti, Febri mengatakan tim KPK menyita dokumen terkait DOKA dan barang bukti elektronik.

“Sementara di lokasi Sayuti kami menyita dokumen terkait DOKA dan barang bukti elektronik,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Febri mengatakan KPK akan mendalami peran kerabat Steffy tersebut dalam kasus itu.

“Tentu akan kita perdalam, pengembangan ini dimaksudkan untuk mencari adanya dugaan proyek lain di Aceh terkait DOKA tersebut, kami mencari bukti-bukti yang menguatkan,” imbuh Febri.

Fenny Steffy Burase
Fenny Steffy Burase (tribunews.com)

Dalam kasus itu KPK telah menetapkan sejumlah orang sebagai tersangka yaitu Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi, Hendri Yuzal yang merupakan staf khusus Irwandi Yusuf, dan Teuku Saiful Bahri dari pihak swasta.

Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan Teuku Saiful Bahri diduga oleh KPK sebagai penerima suap serta Ahmadi diduga sebagai pemberi suap.

KPK menduga Bupati Bener Meriah, Ahmadi memberikan uang sebesar Rp 500 juta kepada Irwandi sebagai bagian dari fee Rp 1,5 miliar dalam proyek-proyek infrastruktur yang bersumber dari DOKA tersebut.

Sementara Steffy Burase diduga mengetahui tindakan suap yang melibatkan Irwandi Yusuf tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Sita Dokumen Terkait Kasus Dana Otsus Aceh di Apartemen Kerabat Steffy Burase, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/08/23/kpk-sita-dokumen-terkait-kasus-dana-otsus-aceh-di-apartemen-kerabat-steffy-burase.
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Fajar Anjungroso

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved