Senin, 13 April 2026

VIDEO- Angkut Dua Jerigen Bensin, Angdes Terbakar Seorang Nenek Tewas Jadi Korban

Mobil angkutan umum pedesaan terbakar di Dukuh Pamijen Krajan, Desa Pamijen, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Kamis (23/8/2018).

istimewa
Satu mobil angkutan umum bernopol G- 1132-GG trayek Bumiayu- Bantarkawung terbakar di pertigaan Kedondong desa setempat, Kamis (23/8/2018) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO,  BREBES - Mobil angkutan umum pedesaan terbakar di Dukuh Pamijen Krajan, Desa Pamijen, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Kamis (23/8/2018).

Dalam kejadian tersebut, seorang nenek bernama Wamah (65) warga Desa Laren RT 002 RW 004 Kecamatan Bumiayu, Brebes tewas terpanggang.

Sementara, anak si nenek, Nur Jannah (42), yang ikut juga di dalam mobil tersebut berhasil menyelamatkan diri. Ia mengalami luka bakar di bagian telapak kaki kanan dan kiri.

Saat melaju, angkutan umum bernopol G-1132-GG trayek Bumiayu- Bantarkawung itu tiba- tiba terbakar.

Nur Jannah menuturkan api di dalam angkutan umum warna kuning itu langsung membesar karena di dalam mobil ada dua jeriken berukuran sedang berisi bensin.

Satu mobil angkutan umum bernopol G- 1132-GG trayek Bumiayu- Bantarkawung terbakar di pertigaan Kedondong desa setempat, Kamis (23/8/2018) pagi.
Satu mobil angkutan umum bernopol G- 1132-GG trayek Bumiayu- Bantarkawung terbakar di pertigaan Kedondong desa setempat, Kamis (23/8/2018) pagi. (istimewa)

Baca: Coba Tantangan di Youtube, Seorang Gadis Terbakar

Baca: Sekeluarga Terdiri dari Ayah, Ibu dan Dua Anaknya Tewas Terbakar

Baca: Tempat Karaoke di Samarinda Terbakar, Dugaan Awal Karena Hal Ini

"Api langsung membesar setelah jeriken bensin tumpah, tutupnya juga lepas. Saya sudah menarik tangan ibu saya keluar untuk menyelamatkannya. Tapi tangannya lepas, api juga sudah besar," ucapnya dengan nada lirih.

Jeriken yang tumpah itu dekat dengan mesin mobil yang berada di bagian tengah. Penumpang kesulitan keluar lantaran sumber api di dekat pintu angkutan umum.

Menurutnya, ada tiga penumpang dan satu sopir. Ia dan ibunya hendak menuju Pasar Bangbayang Kecamatan Bantarkawung, Brebes.

"Mobil jalannya seperti tersendat sehingga jeriken bensin tumpah dan muncul api," ucapnya.

Bensin tersebut, merupakan titipan dari seseorang untuk dibawa ke rumahnya. Jadi, selain membawa penumpang, angkutan umum itu juga melayani titipan barang.

VIDEO- Angkutan Desa Bawa 2 Jerigen Bensin Terbakar Seorang Nenek Tewas

Baca: 11 Bangunan Hangus Terbakar, Warga Mengaku Rugi Puluhan Juta Rupiah

Baca: Sembilan Orang Tewas dan 15 Lainnya Luka-luka akibat Rumah Sakit Terbakar

Baca: Enam Orang Sekeluarga Tewas Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya: Saya tak Butuh Uang Saya Butuh Anakmu

Nur Jannah mengatakan penumpang lainnya yang selamat mengalami luka bakar dan dirawat di rumah sakit.

Korban yang ada di dalam mobil, Nur Jannah dan ibunya yang meninggal dunia, Wamah. Serta Siswoyo (50) warga Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Banyumas.

Sopir angkutan umum, Kasturi (40) yang lolos dari maut untuk sementara diamankan di kantor polisi.

Sementara, keponakan korban tewas, Murdianto (50) menerangkan bibi dan sepupunya hendak ke pasar untuk kulakan bekatul (dedak).

"Keluarga sudah melarangnya pergi, disuruh libur dulu karena masih Iduladha. Bibi biasa pergi ke Pasar Bangbayang bersama anaknya itu," ucapnya ketika hendak mengambil jenazah korban di RSUD Bumiayu.

Ia mengatakan rencananya korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Laren.(mam)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved