Warga Jantur, Kukar masih Belum Nikmati Listrik 24 Jam, Listrik hanya Nyala Malam Hari

Listrik belum sepenuhnya bisa dinikmati warga Desa Jantur Selatan selama 24 jam. Listrik PLN hanya nyala selama 9 jam

Warga Jantur, Kukar masih Belum Nikmati Listrik 24 Jam, Listrik hanya Nyala Malam Hari
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Ratusan gubang atau perahu ces warga Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai, Kukar bersandar di pinggiran halaman Masjid Jam'iyyatuttaqwa, Rabu (22/8/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Listrik belum sepenuhnya bisa dinikmati warga Desa Jantur Selatan selama 24 jam. Listrik dari PLN saat ini hanya mampu dinikmati selama 9 jam dalam sehari, yakni mulai pukul 22.00-07.00.

Ini dikarenakan mesin pembangkit listrik kapasitas 250 kVa dan 100 kVa mengalami gangguan sejak tahun ini.

"Jadi kami baru bisa menikmati listrik sejak pukul 22.00-07.00. Sedangkan pukul 17.00-22.00, kami mengandal mesin genset. Kalau mesin pembangkitnya normal, kami bisa menikmati listrik mulai pukul 17.00-07.00," kata Rudi, warga Desa Jantur Selatan.

Baca: Waduh, Populasi Pesut Mahakam Tersisa 80 Ekor, 64 Persen Mati Akibat Ini

Tiap malam ia harus menyisihkan uang Rp 16 ribu untuk pengeluaran bensin buat operasional genset. "Jadi kalau di atas jam 07.00 sampai sore, kawasan Desa Jantur ini listriknya mati, kecuali Minggu listrik nyala pagi hingga pukul 12.00," ujarnya.

Penggunaan mesin genset disesuaikan dengan kebutuhan warga masing-masing. Pada umumnya, warga tidak menggunakan mesin genset pada siang hari.

PLN sendiri memiliki mesin pembangkit listrik masing-masing 2 unit untuk kapasitas 250 kVA dan 10 kVa. Ia berharap, gangguan mesin ini bisa segera diatasi.

Baca: PASI Tidak Beri Beban Medali untuk Sprinter Lalu Muhammad Zohri

"Kabarnya perbaikan mesin ini masih menunggu teknisi dari Samarinda," tuturnya. Mesin pembangkit ini dimanfaatkan untuk menerangi rumah warga di 4 desa, yakni Desa Jantur Selatan, Jantur Induk, Jantur Baru dan Bakungan.

Desa Bakungan sendiri sudah masuk wilayah Kutai Barat. Pemadaman listrik pada malam hari dilaksanakan bergiliran.

Baca: Jelang Laga Versus Uni Emirat Arab Asian Games 2018, Begini Harapan Bek Timnas U-23 Indonesia

Terpisah Pj Kades Jantur Selatan, Murni mengemukakan, pembangkit listrik di Desa Jantur Selatan ini dinikmati sekitar 3.000 warga di 4 desa. "PLN Jantur bakal mendatangkan mesin baru kapasitas 250 kVa atau 500 kVa ke depannya agar warga Jantur ini bisa menikmati listrik selama 24 jam," tuturnya.

Rencananya, lanjut Murni, tahun depan mesin pembangkit baru ini akan datang. Kebutuhan listrik bagi warga Jantur yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan sangat diiharapkan. Mereka memerlukan listrik untuk menyimpan ikan tangkapan mereka di kulkas agar lebih awet sebelum mereka jual atau konsumsi sendiri. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved