Menceraikan Istri, PNS Ini Bayar Uang Mutah Rp 153 Juta Pakai Uang Receh 13 Karung

Menceraikan istri, PNS di Karanganyar ini membayar biaya biaya mutah ke Pengadilan Agama menggunakan 1 karung uang receh.

Menceraikan Istri, PNS Ini Bayar Uang Mutah Rp 153 Juta Pakai  Uang Receh 13 Karung
DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM
Kuasa hukum Dwi Susilarto, Sutarto, bersama uang koin seribuan berjumlah Rp 153 juta sebagai pembayaran denda mu'tah dan nafkah, Kamis (23/8/2018) di PA Karanganyar 

TRIBUNKALIM.CO, KARANGANYAR - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Karanganyar, Jawa Tengah, bernama Dwi Susilarto (54), membayar biaya mu'tah dan nafkah pada mantan istrinya, Hermi Setyowati, menggunakan uang receh.

Dwi diharuskan membayar mutah sebesar Rp178 juta. Sebanyak Rp153 juta ia bayar menggunakan pecahan koin seribuan yang ditaruh di 13 kantong karung.

Sedangkan Rp25 juta sisanya menggunakan uang kertas. Uang tersebut berasal dari sumbangan keluarga dan teman-temannya, juga hasilnya mengutang.

Dilansir Tribun Video dari Tribun Solo, Dwi Susilarto menggugat cerai istrinya di Pengadilan Agama Karanganyar.

Kuasa hukum Dwi Susilarto, Sutarto, bersama uang koin seribuan berjumlah Rp 153 juta sebagai pembayaran denda mu'tah dan nafkah, Kamis (23/8/2018) di PA Karanganyar
Kuasa hukum Dwi Susilarto, Sutarto, bersama uang koin seribuan berjumlah Rp 153 juta sebagai pembayaran denda mu'tah dan nafkah, Kamis (23/8/2018) di PA Karanganyar (DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM)

Baca: Diduga karena Hiperteroid, Yeslin Wang Ajukan Gugatan Cerai kepada Delon Thamrin

Baca: 7 Tahun Menikah, Yeslin Wang Gugat Cerai Delon Thamrin

Baca: Dipo Laporkan Nikita Mirzani ke Polisi, Hakim Mulai Sidang Itsbat Perceraian

Kuasa hukum Dwi Susilarto, Sutarto, pada Jumat (24/8/2018) menjelaskan, awalnya saat di Pengadilan Agama Kabupaten Karanganyar, hakim memutuskan bahwa Dwi wajib memberikan uang mutah pada mantan istrinya sebesar Rp43 juta, tertanggal 21 Desember 2017.

Namun, sang mantan istri tak terima dengan putusan itu dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Agama di Semarang.

Hasil dari banding tersebut naik hampir 400 persen dari jumlah awal yang harus dibayar Dwi kepada Hermi. 

Dwi diwajibkan membayar Rp178 juta dan keputusan tersebut sudah mutlak dan berkekuatan hukum tetap.

Dilansir dari Kompas.com, Dwi berhasil mengumpulkan uang Rp178 juta dalam kurun waktu satu setengah bulan.

VIDEO- Dwi Susilarto Ceraikan Istri, Bayar Uang Mutah Pakai Uang Recehan 13 Karung

Baca: Kondisi Mantan Vokalis Band Ini Sekarang Memprihatinkan, Idap Stroke dan Dicerai Istri

Baca: Materi Gugatan Lina terhadap Sule, Cuma Minta Cerai dan Hak Asuh Dua dari Empat Anaknya

Baca: Resmi Bercerai dengan Dian Rositaningrum, Opick Wajib Nafkahi 5 Anak Rp 30 Juta per Bulan

"Kemarin ada sekitar 13 karung berisi uang koin seribuan. Kata klien saya uang itu dikumpulkan dari bantuan teman-temannya dan ada dari hasil berutang," kata Sutarto.

Uang koin tersebut masih berada di pihak Pengadilan Agama Karanganyardan belum selesai dilakukan penghitungan.

"Nanti kami akan dikabari dari pihak pengadilan. Kalau ada kelebihan uang akan dikembalikan. Sebaliknya kalau ada kekurangan, nanti akan ditagihkan ke kami," jelas Sutarto.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul "Gugat Cerai Istri, PNS di Karanganyar Ini Bayar Biaya Mu'tah dan Nafkah Rp 153 Juta dengan Uang Koin".

TONTON JUGA:

Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved