Gempa Bumi

Shalat Istighosah hingga Status Bencana, Inilah 5 Fakta Terbaru Gempa Lombok

Proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri.

Shalat Istighosah hingga Status Bencana, Inilah 5 Fakta Terbaru Gempa Lombok
ISTIMEWA
Proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri hingga Senin (13/8/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO -- Fakta terbaru tentang bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), meliputi sejumlah hal, antara lain data terbaru korban meninggal dunia, markas polisi yang ambruk dan pernyataan Wapres Jusuf Kalla terkait status bencana gempa Lombok.

Berikut fakta-fakta terbaru yang terangkum oleh Kompas.com, Jumat (24/8/2018):

Sampai 23 Agustus, Ada 280 Gempa Susulan Guncang Lombok Pascagempa Magnitudo 6,9

1. Update jumlah korban meninggal dunia

Proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri hingga Senin (13/8/2018).

Berdasarkan data Penanganan Darurat Bencana gempa Lombok, jumlah korban meninggal dunia hingga Kamis (23/8/2018) adalah 555 korban.

Sementara itu, 390.529 jiwa mengungsi.

Wilayah terparah terkena dampak gempa adalah Kabupaten Lombok Utara.

Di lokasi ini tercatat 466 korban meninggal dunia, 829 korban luka-luka, 134.236 jiwa mengungsi, dan 23.098 rumah rusak.

Sementara itu, korban meninggal di Kota Mataram sebanyak 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Barat 40 orang, KSB 2 orang, dan Sumbawa 5 korban.

Diminta Waspada, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Percaya Hoaks Ada Gempa Hari Minggu 26 Agustus 2018

2. 280 gempa susulan pasca gempa 6,9 SR

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved