KPK Menangkap Paksa Musdalifah, Anggota DPRD Sumut Ini Tiga Kali Tidak Hadiri Pemanggilan Petugas

Tersangka mantan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 Musdalifah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018).

kompas.com/Reza Jurnaliston
Tersangka mantan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 Musdalifah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA-- Tersangka mantan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 Musdalifah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Pantauan Kompas.com, Musdalifah tiba di Gedung KPK sekitar pukul 11.08 WIB. Musdalifah tampak mengenakan kemeja merah berlengan panjang didampingi penyidik KPK.

Musdalifah tidak memberikan komentar apapun ketika berusaha diwawancara dan langsung masuk ke dalam Lobby gedung KPK.

Musdalifah, sebagaimana telah diberitakan, ditangkap KPK pada hari Minggu (26/8/2018) di Medan, Sumatera Utara.

“KPK memutuskan melakukan penangkapan terhadap tersangka MDH (Musdalifah) kemarin (Minggu), karena tidak hadir dalam pemanggilan KPK tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Senin (27/8/2018).

Tersangka mantan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 Musdalifah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018).
Tersangka mantan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 Musdalifah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018). (kompas.com/Reza Jurnaliston)

Baca: Dapat Dana Intensif Daerah Rp 26 Miliar, Rizal Effendi Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Suap

Baca: Ditetapkan KPK Jadi Tersangka, Ini Peran Idrus Marham di Kasus Korupsi Proyek PLTU Riau-1

Baca: KPK Obok-obok dan Sita Dokumen dari Apartemen Steffy Burase

Febri menuturkan, sebelumnya tersangka MDH setidaknya telah dipanggil dua kali secara patut, yakni pada tanggal 7 dan 13 Agustus 2018.

Pada panggilan pertama, KPK tidak memperoleh informasi alasan ketidakhadiran, sementara pada panggilan kedua, Musdalifah tidak datang dengan alasan menikahkan anaknya.

KPK, lanjut Febri, sebelumnya juga telah mengingatkan pada para tersangka anggota DPRD Sumut agar bersikap koperatif dalam proses hukum ini.

“Hadir memenuhi panggilan penyidik adalah kewajiban hukum yang semestinya dipenuhi oleh tersangka ataupun saksi,” kata Febri.

Febri menuturkan, ketidakhadiran tersangka hanya dapat diterima dengan alasan yang patut secara hukum.

Halaman
12
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved