Tragedi Tumpahan Minyak di Balikpapan

Diujung Masa Penahanan, Berkas Tersangka Kasus Tumpahan Minyak Balikpapan Lengkap

Sehari sebelum masa penahanannya berakhir, berkas penyidikan tersangka kasus pencemaran minyak di Balikpapan.

TRIBUNKALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
SISA-SISA MINYAK - Sehari paska tumpahan cairan diduga minyak di sepanjang Pantai Melawai hingga Polsek Kawasan pelabuhan Semayang, Balikpapan, sisa-sisa ceceran minyak masih belum dibersihkan Selasa (24/6). Sampah plastik, gabus, dan sampah rumah tangga bercampur cairan hitam diduga minyak bertumpuk di salah satu titik konsentrasi tumpahan, tepat di belakang objek wisata kuliner Pantai Melawai. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sehari sebelum masa penahanannya berakhir, berkas penyidikan tersangka kasus pencemaran minyak di Balikpapan, ZD dinyatakan lengkap alias P21 oleh Kejaksaan.

"Kemarin sudah dinyatakan P21. ZD tahap 2 sudah. Berkas dilimpahkan kemarin (Senin)," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Yustan Alpiani melalui Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim AKBP Yustiadi Gaib, Selasa (28/8/2018).

Lebih lanjut, Gaib mengatakan saat ini pihak Kejaksaan melakukan pengecekan barang bukti hasil sitaan penyidik Direktorat Kriminal Khusus dalam kasus pencemaran minyak di Teluk Balikpapan lalu.

"Ada kapal, patahan pipa bawah laut dan barang bukti lainnya. Tak mungkin barang bukti dibawa ke Samarinda," ujarnya.

Lagi Mesra dengan Jessica Iskandar, Terungkap Inilah Gadis Cantik Mantan Richard Kyle

Saat disinggung terkait nasib ZD, Nakhoda Kapal MV Ever Judger, pihaknya enggan berkomentar banyak.

"Karena berkas dan tersangka sudah kita limpahkan. Sila konfirmasi ke Kejaksaan," tuturnya.

Pemberitaan sebelumnya Dirkrimsus Polda Kaltim Yustan Alpiani mengungkapkan, jaksa banyak memberikan petunjuk dalam pemberkesan penyidikan kasus pencemaran minyak di Balikpapan tersebut.

Kenalkan Aprilia Manganang, Atlet Voli Putri Andalan Indonesia yang Kekar

"Misalnya, menyita batu bara, ahli ada beberapa yang harus diambil keterangan lagi. Memeriksa pemilik batu bara dan kapal, nah, mereka kan di luar negeri. Kemarin sempat jadi kendala," bebernya, mengutip pemberitaan terdahulu.

Saat ditanya bagaimana pemeriksaan pemilik kapal dan batu bara, penyidik tetap berupaya mendatangkan pihak-pihak terkait.

Bentuk Otot Sekaligus Bakar Kalori, Inilah Sejumlah Manfaat Maksimal Olahraga Renang

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kedutaan, Hubinter Mabes Polri dalam pemanggilan yang bersangkutan.

"Tetap kita panggil lewat kedutaan. Ya, belum tentu datang, itu hak orang. Memanggil harus ada prosedural. Yang jelas, nanti kita tunjukkan, bahwa kami sudah koordinasi ke kedutaan, Hubinter, itu dilampirkan di pemberkasan," paparnya.

Berada di Urutan 7, Lalu Muhammad Zohri Justru Banjir Pujian Gara-gara Ini

Untuk diketahui, masa penahanan ZD bakal berakhir pada 28 Agustus 2018. Bila proses pemberkasan belum diterima Kejaksaan maka ZD punya hak untuk bebas dari rutan Polda Kaltim.

Kendati demikian, Yustan menyebut proses hukum tetap berjalan. Statusnya sebagai tersangka pun masih melekat. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved