Berdayakan Putra Daerah, Hampir 65 Persen Tenaga Kerja di Astra Infra Port Eastkal Pekerja Lokal

"Untuk di Astra Por Eastkal, tenaga kerja putra daerah itu pasti kita prioritaskan," tegasnya.

Berdayakan Putra Daerah, Hampir 65 Persen Tenaga Kerja di Astra Infra Port Eastkal Pekerja Lokal
TRIBUN KALTIM / ARIS JONI
Direktur Operasional Astra Infra Port Eastkal, Wisnu Prabakti saat meninjau lokasi aktivitas kerja di Pelabuhan Penajam Banua Taka 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Penajam Banua Taka atau dikenal Astra Infra Port Eastkal yang beroperasi di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah merekrut tenaga kerja lokal dengan proporsi hampir 65 persen dari jumlah total pekerjanya.

Hal tersebut diutarakan Direktur Operasional Astra Infra Port Eastkal, Wisnu Prabakti saat meninjau lokasi pelabuhan bersama awak media.

Wisnu mengatakan, tenaga kerja yang ada di Pelabuhan Astra Port Eastkal, selain tenaga kerja yang telah bersertifikat, ia juga mengoptimalkan tenaga kerja yang ada di sekitar daerah.

"Untuk di Astra Por Eastkal, tenaga kerja putra daerah itu pasti kita prioritaskan," tegasnya.

Dijelaskan Wisnu, dari 190 tenaga yang bekerja di Astra Port Eastkal ini, hampir 65 persen rata-rata pekerjanya merupakan putra daerah.

Baca juga:

Disorot Tajam Usai MU Dikandaskan Tottenham Hotspur, Jose Mourinho Berang pada Wartawan Inggris

Raih Medali Emas Asian Games 2018, Jonatan Christie Masuk Trending Topic Dunia

'Tribun Kaltim Goes to School' Perdana di SMK Sinar Pancasila, Peserta Dapat Materi Literasi Media

Pemilihan DPD, Ini Konsekuensi Tak Serahkan Surat Pengunduran Diri dan SK Pimpinan Parpol

"Tapi tidak menutup kemungkinan untuk kedepannya jumlah pekerja disini terus berkembang," ungkapnya.

Ditambahnya, potensi penambahan jumlah pekerja di Astra Infra Port Eastkal tersebut sangat memungkinkan jika proyeksi bisnis dan aktivitasnya berkembang.

Pasalnya, selain merekrut putra daerah, Astra Infra Port Eastkal juga memberikan investasi berupa pengembangan kompetensi seperti mensertifikasikan putra daerah yang baru direkrut dengan sertifikat migas.

"Kalau proyeksi bisnisnya berkembang, maka aktivitasnya juga pasti akan berkembang. Jadi kita pasti membutuhkan pekerja lagi, dan moment itu kita akan berdayakan kembali putra daerah di wilayah sekitar," pungkas Wisnu. (*)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved