Breaking News:

Dosen Poltekba Latih Petani Karang Joang Bikin Olahan Pepaya Mini

Tim pengabdian masyarakat Jurusan Perhotelan, Program Studi Tata Boga, Poltekba melatiha petani Karang Joang mengolah pepaya

Editor: Sumarsono

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tim pengabdian masyarakat Jurusan Perhotelan, Program Studi Tata Boga, Politeknik Negeri Balikpapan memantapkan kompetensi 25 orang yang tergabung dalam Kelompok Tani Cempaka di RT 19 Karang Joang, Balikpapan Utara. Kegiatan berlangsung dua hari, 25-26 Agustus di Lab Kitchen Jurusan Perhotelan.

Mereka mendapatkan pelatihan pengolahan papaya melalui penerapan konsep diversifikasi produk pangan olahan. Diharapkan petani papaya semakin sejahtera.

"Karang Joang ini kan salah satu sentra budidaya pepaya mini dan california di Balikpapan dengan produksi diperkirakan 10 ton per bulan atau sekitar 140 ton per tahun. Lahan hasil pertanian pepaya mini terus bertambah 10 hingga 20 persen. Hanya saja hasil papaya sebagian besar langsung dijual ke pasar. Ini yang menjadi problem," kata Nur Amalia, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Tata Boga, Jurusan Perhotelan, Poltekba, Rabu (29/8)

Baca: Ternyata ini Asal Mula Duet Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon Dijuluki Minions

Nur Amalia melanjutkan dengan adanya penjualan langsung papaya, petani tidak terlalu mendapatkan untung besar bahkan seringkali mengalami kerugian. Oleh karenanya Politeknik Negeri Balikpapan berupaya memberikan solusi dalam permasalahan masyarakat sekitar melalui program pengabdian kepada masyarakat.

"Ini masalah SDM. Ketidaktahuan mereka dalam mengelolah produk berbahan papaya. Tidak seperti kalau jual langsung, sudah harga murah cepat busuk pula. Di sini peran perguruan tinggi memberdayakan masyarakat," ujarnya.

Baca: Keluarga Tuntut Kompensasi Rp 10 Miliar kepada Pengemudi Mobil yang Menabrak Nicky Hayden

Pelatihan terhadap RT 19 Karang Joang merupakan kali ketiga dilakukan oleh tim pengabdian Jurusan Perhotelan sejak 2016 lalu. Harapannya mereka dapat terus berinovasi dengan memanfaatkan buah pangan lokal menjadi produk pangan bernilai ekonomi.

Ketua Kelompok Tani Cempaka RT 19 Karang Joang Armita menyambut baik kegiatan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Balikpapan.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada teman-teman dosen Poltekba. Ini tahun ketiga kami dilatih sudah ada beberapa hasil produk latihan kami jual dan memberikan nilai tambah bagi ibu ibu yang tergabung dalam kelompok tani,"ungkapnya

Terpisah Ketua Prodi Tata Boga, Jurusan Perhotelan Poltekba Ria Setyawati mengatakan program pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Pendidikan Tinggi yang dilakukan tiap tahun. Pemilihan atau penetapan kelompok masyarakat untuk program pengabdian tidak sekedar ditunjuk akan tetap melalui berbagai kajian.

Baca: Wartawan dari Surabaya Tewas Terperosok di Jurang Bukit Cinta

"Sebelum ditetapkan untuk dilakukan, tim melakukan kajian dulu. Potensi mereka apa dan masalahnya. Baru kemudian dicarikan solusi. Salah satunya melalui pembinaan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved