Korem 091 Aji Surya Natakesuma
Mahasiswa Baru Polnes Diopspek Pasukan Infanteri
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27- 29 Agustus 2018 itu, diikuti dengan antusias oleh seluruh mahasiswa baru.
Penulis: Christoper Desmawangga |
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) padati asrama Kompi A/C Batalyon Infanteri (Yonif) 611/Awang Long (Awl), Samarinda Seberang, mengikuti "Ospek" berupa pembekalan kedisiplinan, jiwa korsa, kepemimpinan dan memupuk rasa nasionalisme.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27- 29 Agustus 2018 itu, diikuti dengan antusias oleh seluruh mahasiswa baru.
Orientasi tersebut merupakan agenda tahunan Polnes, bekerjasama dengan Yonif 611/Awang Long.
Jan Ethes Sapa Pengunjung Mall Sambil Katakan Monggo, Semuanya Langsung Gemes. . .
Berbagai materi yang diberikan diantaranya pembinaan baris berbaris (PBB), outbond dan materi berupa bela negara, Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Pada kesempatan itu, Danyonif 611/Awl, Mayor Inf Rizki Hidayat Djohar menyampaikan kepada seluruh peserta bahwa 8-10 tahun kedepan merekalah yang menjadi pemimpin bangsa ini.
Tayang Oktober, DC Universe Bocorkan Para Pemeran Serial TV Titans
"Dalam hal ini, Polnes berperan strategis untuk melahirkan kader bangsa yang berkualitas internasional, namun tetap memegang teguh nilai kearifan lokal berdasar Pancasila," ungkapnya melalui rilis Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Kamis (30/8/2018).
"Beberapa tahun akan datang, kalianlah pemimpin bangsa ini, kesuksesan kalian tergantung kepada kalian sendiri. Saya mengajak adik-adik mahasiswa akan pentingnya mengenal para pahlawan nasional, karena dari perjuangan merekalah kita dapat menghirup udara kemerdekaan seperti sekarang ini, sehingga betapa merasa berdosanya kalau kita melupakannya," tambahnya.
Bambang Hartono, Orang Terkaya di Indonesia Dapat Bonus Medali Perunggu, Ini Meme Kocaknya!
Selain itu, Danyon juga mengupas tentang 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.
Jack Ma, Bos Alibaba akan Hadiri Penutupan Asian Games 2018
“Heterogenitas dan potensi yang tinggi jika diberdayakan dengan baik akan mengentalkan rasa kebangsaan untuk menumbuhkan semangat rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Untuk itu, mahasiswa harus terus belajar, serta berkarya, mendedikasikannya pada bangsa dan negara. Hal itulah yang disebut semangat rela berkorban untuk kepentingan yang lebih besar," urainya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mahasiswa-polnes-ikuti-pembekalan-dari-batalyon_20180830_202637.jpg)