Rayakan Satu Dasawarsa Berdiri, Psikologi Unmul Gelar Bazar Sampai Penggalangan Donasi untuk Lombok

Mahasiswa bersama civitas akademika Program Studi (Prodi) Psikologi menggelar berbagai kegiatan yang diselenggarakan

Rayakan Satu Dasawarsa Berdiri, Psikologi Unmul Gelar Bazar Sampai Penggalangan Donasi untuk Lombok
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Psikologi Fisip Unmul untuk Bangsa yang terdiri dari berbagai kegiatan, salah satunya pengumpulan donasi untuk korban gempa di Lombok, Sabtu (1/9/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ada yang berbeda di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Mulawarman (Unmul), Sabtu (1/9/2018) pagi.

Mahasiswa bersama civitas akademika Program Studi (Prodi) Psikologi menggelar berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, Dies natalis Fisipol Unmul ke-56 dan satu dasawarsa Prodi Psikologi.

Terdapat bazaar, konseling gratis, perlombaan khas 17-an, dan Charity untuk Lombok, dengan tagline kegiatan Psikologi Fisip Unmul untuk Bangsa.

Baca: Target 300 Sambungan Rumah Perbulan, PDAM Balikpapan Hanya Mampu Penuhi 100

Selain itu juga terdapat pentas seni, diantaranya live musik yang dibawakan oleh mahasiswa Psikologi.

"Ini acara dadakan di luar dari program kerja Psikologi, dibantu mahasiswa dan dosen Psikologi dalam mempersiapkan kegiatan ini," ucap Kepala Prodi Psikologi Fisip Unmul, Lisda Sofia, Sabtu (1/9/2018).

"Dikegiatan ini ada bazar, lalu konseling dengan target utama ibu rumah tangga, dan masyarakat umum lainnya, serta ada donasi yang dikumpulkan untuk korban gempa di Lombok. Acaranya hanya satu hari ini saja," terangnya.

Dia berharap, dengan adanya Prodi Psikologi yang saat ini telah terakreditas B, dapat lebih berperan untuk masyarakat.

"Tentunya kita ingin lebih baik lagi, dan bisa lebih dalam keterlibatan di tengah-tengah masyarakat," harapnya.

Baca: Final Sepak Bola Asian Games 2018: Korea Selatan vs Jepang, Berikut Head to Head Kedua Tim

Sementara itu, Rizki Amelia, salah satu mahasiswi Psikologi menambahkan, pihaknya menargetkan Rp 100 juta dari hasil donasi untuk korban gempa di Lombok.

Donasi pun masih dibuka hingga sore hari nanti, dan direncanakan akan diserahkan pada Minggu (2/9/2018) besok.

Namun, pihaknya tidak hanya membuka donasi berupa dana saja, tetapi juga barang kebutuhan lainnya, seperti sembako, pakaian layak pakai, buku, serta mainan.

"Tidak hanya uang saja, tapi barang kebutuhan lainnya. Semoga bisa membantu keluarga kita yang tertimpa musibah di Lombok," jelasnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved