Diwarnai Beberapa Insiden, Tarakan Akhirnya Juarai Lomba Balap Speedboat di Balikpapan
Ketua pimpinan lomba, Karel Hidayat Tifa, mengatakan, final lomba speedboat tersebut mempertemukan 9 peserta.
Penulis: tribunkaltim |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Lomba balap speedboat yang diselenggarakan di laut Kampung Baru Kelurahan Baru Tengah Kecamatan Balikpapan Barat telah selesai.
Speedboat yang dikemudikan Baddu dari tim Annisa B Tarakan berhasil menjuarai turnamen speedboat tersebut.
Menyusul Tim Ujung yang dikemudikan Hermansyah dari Balikpapan di posisi kedua dan Tim Barlet yang juga dari Balikpapan di posisi ketiga dan dikemudikan Marjono.
Minggu, (2/9/2018).
Ketua pimpinan lomba, Karel Hidayat Tifa, mengatakan, final lomba speedboat tersebut mempertemukan 9 peserta.
Diterangkannya, dalam babak final, lintasan dilakukan sebanyak 8 putaran harus dilalui para peserta.
"Di babak final ada 8 putaran,"ujarnya.
Dibeberkannya, berkenaan dengan hadiah, untuk juara 1 mendapatkan satu unit mesin speedboat 40 PK Turbo.
Kemudian, juara 2 mendapatkan satu unit sepersa motor, sedangkan juara 3 mendapatkan satu unit body speedboat.
Baca juga:
Indonesia Ingin Gelar Olimpiade 2032, New York Post Ingatkan Persoalan Krusial Ini
VIDEO - Prabowo Bicara Terbuka soal Skema Jatah Nominasi untuk Parpol Koalisi jika Menang Pilpres
Bikin Blunder Krusial, Kiper Anyar Liverpool Jadi Bahan Ejekan
Skuat Naga Mekes Sambut Jagoan Baru dari Salatiga
"Semua yang masuk final mendapat hadiah. Kalau juara 4 mendapat TV 41 inci, juara 5 dapat TV 32 inci, juara 6 mendapatkan kulkas dua pintu, juara 7 dapat kulkas satu pintu, juara 8 mendapatkan kipas angin, dan juara 9 kita masih tunggu hadiahnya,"ungkapnya.
Dijelaskan Karel, lomba speedboat yang telah dilaksanakan selama 4 tahun berturut-turut ini disponsori oleh DPC Partai Demokrat Kota Balikpapan dan diikuti oleh peserta dari Kaltim dan luar daerah seperti Kalsel, Kaltara, dan Sulawesi Tenggara yakni Kota Kendari.
"Kalau dari kalsel ada Banjarmasin, Batu Licin dan Tanah Bumbu. Sedangkan dari Kaltara itu ada Tarakan dan satu peserta dari kota Kendari Sulawesi Tenggara," terangnya.
Dikatahui, pada jalannya pertandingan, sempat terjadi beberapa insiden seperti kerusakan mesin speedboat peserta.
Kemudian terdapat peserta yang terjatuh dari speedboat hingga speedboatnya berjalan tanpa pengemudi.
Ada pula peserta yang pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit karena dehidrasi selama mengikuti pertandingan.
"Ada juga peserta yang pingsan karena dehidrasi selama mengikuti pertandingan, tapi kita bawa ke RS dan kondisinya sekarang sudah baik,"pungkasnya. (*)