Pelajar Muara Muntai Lolos Seleksi Parlemen Remaja, Kekurangan Dana Terpaksa Ajukan Proposal

Wika Desta Qatrunada, pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Muara Muntai, Kukar lolos seleksi peserta Parlemen Remaja 2018

Pelajar Muara Muntai Lolos Seleksi Parlemen Remaja, Kekurangan Dana Terpaksa Ajukan Proposal
Tribun Kaltim
Wika Desta Qatrunada, pelajar SMAN 1 Muara Muntai lolos seleksi mengikuti Kegiatan Parlemen Remaja 2018 di Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Wika Desta Qatrunada, pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Muara Muntai, Kukar lolos seleksi peserta Parlemen Remaja 2018 yang dikuti seluruh pelajar se-Indonesia.

Dari 3.400 pendaftar, Wika salah satu dari 124 pelajar yang lolos dalam seleksi tersebut. Masing-masing provinsi diambil 2 pelajar lewat seleksi yang ketat untuk mengikuti kegiatan Remaja 2018 di Jakarta pada 17-21 September 2018.

Di tingkat provinsi, Wika mampu menyisihkan 103 pelajar se-Kaltim. Sebelumnya, ia harus membuat esai dengan tema 'Peran Parlemen dalam Mewujudkan Pemanfaatan Teknologi Informasi Secara Cerdas', serta melampirkan curriculum vitae (CV) yang memuat pengalaman organisasi dan prestasi akademik.

Baca: Izin Operasional Grab Masih Diproses Dishub Kaltara

Wika sendiri sangat aktif di sejumlah organisasi sejak di bangku SMP, mulai jabatan Wakil Ketua hingga Ketua OSIS, Forum Anak Kabupaten dan Provinsi. Saat ini, Wika masih menduduki jabatan sebagai Ketua OSIS di SMAN 1 Muara Muntai.

Dalam esainya, Wika menulis tentang 'Napak Tilas Remaja dan Internet'. Ia memaparkan dampak positif dan negatif internet bagi remaja, lalu bagaimana cara menyikapinya.

"Kita diberi fasilitas internet oleh orangtua, lalu bagaimana cara menggunakannya dengan sebaik-baiknya. Esai ini saya tulis dari sisi pandang remaja yang labil, bahasa yang sederhana, tidak berat, mudah dipahami, sesuai isi hati remaja, apalagi euforia internet saat ini lagi panas-panasnya," tuturnya.

Wika bakal mengikuti sejumlah kegiatan Parlemen Remaja 2018 selama lima hari di Cisarua, Bogor dan Gedung DPR-RI Jakarta.

Baca: Diisukan Masuk Timses Jokowi, Yusuf Mansur: Saya Murid Kyai Maruf, Sahabatan Banget Sama Sandiaga

Agendanya, seperti membahas revisi UU ITE, memahami tupoksi dan mekanisme kerja DPR, penyuluhan tentang Remaja dan Persimpangan Teknologi Informasi, kunjungan kerja ke Badan Siber dan Sandi negara (BSSN), ikut simulasi rapat kerja, rapat paripurna, rapat internal komisi, serta tur ke Universitas Indonesia.

Sebagai pelajar yang tinggal di desa pelosok hulu Mahakam, saat ini Wika membutuhkan dana untuk keberangkatannya ke Jakarta. DPR RI hanya menanggung segala akomodasi dan transportasi selama berada di Jakarta.

Paling tidak, ia perlu biaya transportasi dari Muara Muntai ke Balikpapan yang memakan waktu sekitar 8,5 jam, lalu menginap semalam di Balikpapan. Wika membuat proposal bantuan dana untuk keberangkatannya ke Jakarta.

"Setelah dihitung, kebutuhan dana untuk keberangkatan saya mencapai Rp 1,79 juta, termasuk biaya tiket pesawat ke Jakarta," ucap gadis yang bercita-cita jadi pengacara ini.

Baca: Diwarnai Beberapa Insiden, Tarakan Akhirnya Juarai Lomba Balap Speedboat di Balikpapan

Proposal bantuan itu sudah diserahkan ke Kades Muara Muntai Ulu, Sopan Sopian agar diteruskan ke Pemkab Kukar atau Pemprov Kaltim, mengingat Wika juga mewakili Kaltim dalam ajang nasional itu. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved