Mancanegara

Bos Mafia ‘The Family” Dalangi 80 Pembunuhan Bongkar Penyuapan ke Pejabat

Salah satu korbannya yang dilaporkan merupakan seorang bankir dimasukkan dalam sebuah tong, dan diceburkan.

Bos Mafia ‘The Family” Dalangi 80 Pembunuhan Bongkar Penyuapan ke Pejabat
Crimerussia.com/east2west news
BOS MAFIA - Aslan Gagiyev bersama anak-anak. Bos mafia Rusia itu ditangkap, dan dilaporkan menjadi dalang dari sekitar 80 pembunuhan. 

TRIBUNKALTIM.CO, MOSKWA - Seorang bos mafia Rusia yang diduga menjadi otak dari 80 pembunuhan dilaporkan tertangkap, dan ditahan di penjara keamanan tinggi Moskwa.

Daily Mirror memberitakan Selasa (4/9), Aslan "Dzhako" Gagiyev menjalankan sebuah kelompok mafia kejam bernama The Family.

Polisi menyatakan, kelompok tersebut melakukan penyiksaan terhadap para korban sebelum membunuhnya. Dia dilaporkan diekstradisi dari Austria ke Rusia.

Salah satu korbannya yang dilaporkan merupakan seorang bankir dimasukkan dalam sebuah tong, dan diceburkan.

Pria 47 tahun itu berujar dia tak melakukan kesalahan, dan menyebut proses ekstradisi penuh dengan motif politik.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irina Volk berujar, Gagiyev dituduh melakukan pembunuhan kepada penegak hukum, pejabat senior, hingga pengusaha.

"Selain itu, dia juga mengorkestrasi penjualan senjata, penggelapan, dan berbagai tuduhan kejahatan lainnya," tutur Volk.

Kepada harian investigasi Moskwa Novaya Gazeta, pria berjuluk Big Brother itu mengaku telah melakukan pembayaran ke pejabat senior Rusia.

Setiap bulan, Gagiyev berujar dia telah membayar 1,2 juta euro, sekitar Rp 20,7 juta, kepada Alexander Batrykin.
Batrykin merupakan Kepala Komite Investigasi. Dilaporkan, dia merupakan salah satu orang kepercayaan Presiden Vladimir Putin.

"Semua bisnis di Rusia dibangun setelah sebelumnya kami mengirim sejumlah uang kepada mereka yang berkuasa," kata Gagiyev.

Bos mafia yang disebut juga sebagai Pembunuh Nomor 1 itu menjelaskan Batrykin merupakan temannya di perguruan tinggi.

Dia mengklaim melakukan pembayaran agar terlindungi dari proses hukum jika dia melalukan pelanggaran.

"Saya membayarnya agar bisnis saya berjalan," tutur dia. Lebih lanjut, sumber polisi menuturkan Gagiyev sangat menyukai anak-anak. Dia pernah mendapat permintaan dari orangtua kaya yang anaknya diculik. Anak-anak itu diculik di kawasan Osetia Utara. Setelah dibayar, dia bakal menyuruh anak buahnya untuk menyelamatkan mereka sekaligus membunuh penculiknya.

"Menurut informasi yang kami dapat, Aslan mempunyai sekitar 17 hingga 22 anak-anak," ujar sumber polisi tersebut. (*)

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Bos Mafia Rusia yang Menjadi Dalang 80 Pembunuhan Ditangkap https://internasional.kompas.com/read/2018/09/04/17340021/bos-mafia-rusia-yang-menjadi-dalang-80-pembunuhan-ditangkap
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved