Bulog Jamin Ketersediaan Stok Beras di Kaltimtara Aman hingga 8 Bulan Mendatang

Perum Bulog Divre Kaltimra meluncurkan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) efektif Senin (3/8/2018).

Bulog Jamin Ketersediaan Stok Beras di Kaltimtara Aman hingga 8 Bulan Mendatang
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Ilustrasi - Stok raskin yang terdapat di gudang Sub Divre Bulog Samarinda, dapat mencukupi kebutuhan warga selama kurang lebih 4 bulan kedepan, Senin (6/4/2015). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menjaga stok ketahanan pasokan pangan bukan perkara gampang.

Tidak bisa sekedar hanya menjelang hari-hari besar yang diprediksi ada peningkatan, kelangkaan pasokan dan harga. Apalagi beras.

Mengantisipasi hal tersebut, Perum Bulog Divre Kaltimra meluncurkan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) efektif Senin (3/9/2018).

Sebenarnya, kata Muhammad Anwar, Kepala Perum Bulog Divre Kaltimra, program ini sudah bergulir sejak awal tahun lalu, namun khusus menyasar pemantauan dan memastikan ketersediaan stok beras medium.

Tingkatkan Kemampuan Guru di Balikpapan, Tanoto Foundation Beri Pelatihan 32 Guru ke Solo

Namun, setelah bekerjasama dengan berbagai instansi terkait, semisal Badan Pusat Statistik di tiap kota, Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan, program ini, makin disinkronkan menyasar kecukupan barang kebutuhan pokok komersial lain seperti, gula, beras premium, minyak goreng, tepung sampai beras sachet kemasan 200 gram yang beberapa minggu lagi diluncurkan di Kaltimra.

Pemantauan rutin dibarengi dengan penyediaan bahan kebutuhan yang dibawa dalam kendaraan yang rutin berkeliling ke sejumlah pasar, distributor, mitra, termasuk 800 lebih rumah pangan kita (RPK) - jaringan distribusi binaan Bulog di Kaltimra.

"Kita sisir sampai pinggiran kota. Per kecamatan kita datangi. Ini, harus dilakukan sepanjang tahun," kata Anwar, Selasa (4/9/2018) usai peluncuran di Balikpapan.

Dengan harga eceran tertinggi beras medium Rp 9.950 per kg.

Dari awal tahun, hingga 3 September 2018 ini, terpantau, realisasi operasi pasar dan cadangan beras pemerintah yang disalurkan Bulog Kaltimra mencapai 4.886 ton.

Nurul Khairat Pertahankan Gelar Juara Liga Santri Regional Kalimantan I

Lebih lanjut, Anwar menjelaskan, program ini sejalan dengan rekomendasi BPS dan Bank Indonesia yang meminta antisipasi kecukupan suplai pangan, utamanya beras di Kaltimra karena faktor cuaca kering di daerah utama pemasok beras Kaltimra yakni Sulawesi dan Jawa.

"Kalau stok beras kita penuhi terus, harga tidak akan tiba-tiba naik," katanya.

Anwar menyebut, stok beras medium di Kaltimra mencukupi hingga delapan bulan ke depan dan diprediksi persedianya bakal terus bertambah. Ia enggan menyebut berapa jumlah pastinya.

Dapat Bonus Bulan Madu dari Pemkot Samarinda, Ini yang Dilakukan Iqbal Peraih Emas Asian Games

"Kegiatan seperti ini, bukti pemerintah hadir memenuhi kebutuhan pasokan," katanya. (*)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved