Pesawat Latih Jatuh di Gunung Kidul, Vokalis Endang Soekamti Selamat

SEBUAH pesawat latih PK S-S160 jatuh di pekarangan rumah warga di Dusun Gading 1, RT 12, RW 01, Gading, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta

Pesawat Latih Jatuh di Gunung Kidul, Vokalis Endang Soekamti Selamat
TRIBUN JATENG/HO
Bangkai pesawat latih jenis BL 30 dengan nomor registrasi PK RTZ tersimpan di hanggar Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Jateng, Selasa (20/3/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - SEBUAH pesawat latih PK S-S160 jatuh di pekarangan rumah warga di Dusun Gading 1, RT 12, RW 01, Gading, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, Selasa(4/9).

Di dalam pesawat tersebut ternyata ada vokalis band Endang Soekamti Erik Kristianto atau yang akrab disapa Erix Soekamti.

Ketua Jogja Flying Club (JFC) Tjandra Agus Budiman membenarkan kabar insiden jatuhnya pesawat latih tersebut. "Pilotnya Alan (Faslan Havisha), dia instruktur penerbang JFC, co pilotnya betul Erix Soekamti," kata Tjandra.

Erix saat musibah terjadi duduk sebagai Co-Pilot, sementara pilotnya adalah Alan, seorang instruktur penerbang dari Jogja Flying Club(JFC).

Baca: PLN Sapa Pelanggannya dengan Layanan Satu Pintu dan Diskon 50% Tambah Daya

Tjandra melanjutkan, pesawat itu lepas landas dari hanggar JFC di Lanud Adisutjipto, pesawat terbang melalui rute penerbangan sisi selatan.

Saat itu kondisi cuaca baik dengan kecepatan angin 10 knot. Namun ketika berada di ketinggian 5.000 kaki, mesin pesawat tiba-tiba mati. Pilot kemudian mencoba mendarat darurat di Lanud Gading yang merupakan lokasi terdekat.

"Yang terjadi pesawat tidak bisa masuk landasan Gading, dan sesuai prosedur, pilot wajib cari tempat mendarat paling aman, yang bukan perumahan, tidak timbulkan korban di bawah, dan terutama bisa selamatkan pilot dan co pilot. Dan lokasi paling aman mendarat di kebun, pesawat nyangkut di pohon, titik jatuh di final runway Gading pukul 16.00,"ujar Tjandra.

Baca: Ratusan Murid RA dan PAUD Se-Balikpapan Ikut Manasik Haji

Salah seorang saksi mata, Toto Rusmindarto mengatakan, pesawat jatuh di pekarangan milik Mbah Harso menimpa pohon kelapa dan mahoni. "Jatuh sekitar pukul 16.00 WIB," katanya.

Menurut dia, dua orang penumpang pesawat selamat. Mereka bisa turun sendiri dari kokpit. "Suaranya kaya pohon tumbang. Dua orang pilotnya selamat. Tadi langsung turun dan ke Polsek Playen," imbuhnya.

Warga lainnya, Usul mengaku hanya mendengar suara keras dari belakang rumahnya dan mengetahui pesawat jatuh. "Suaranya keras," katanya.

Kapolsek Playen AKP Yusuf Tianotak menjelaskan dari informasi yang didapatkan ada dua orang yang ada di dalam pesawat. Namun setelah kecelakaan, keduanya langsung dibawa ke Yogyakarta.

Baca: Bakal Dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman, Polisi Tak Izinkan Jalan Sehat Haornas di Solo

"Alhamdulillah keduanya selamat, langsung pergi," katanya kepada wartawan di lokasi kejadian. "Yang satunya sempat mengambil gambar tadi," lanjut Yusuf.

Dia menjelaskan, sebelum jatuh, pesawat memutar di sekitar lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari Lapangan Udara Gading. "Pesawat memutar dari timur mendekat oleng jatuh," jelasnya.

Diduga, pesawat jatuh karena mengalami masalah mesin dan terkena angin kencang. "Ya, gangguan mesin, terus angin kencang," ucapnya. Saat ini petugas dari Basarnas, BPBD Gunungkidul, dan kepolisian sedang mengevakuasi pesawat berwarna kuning dan merah itu. (kps/wly)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved