Balikpapan Butuh Bus City Tour Gratis. Begini Alasannya
pengembangan sektor wisata Balikpapan setidaknya memerlukan semacam tour city gratis dalam bentuk sebuah bus tingkat
Penulis: Budi Susilo | Editor: Januar Alamijaya
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Nasib pengembangan sektor wisata Balikpapan setidaknya memerlukan semacam tour city gratis dalam bentuk sebuah bus tingkat yang upaya ini dalam rangka memperkenalkan dan meningkatkan dunia wisata kota minyak Balikpapan.
Demikian disampaikan, Thomy Andryas, Kepala Tim Penasehat dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Balikpapan, saat dalam diskusi "Mendorong Sektor Pariwisata Kota Balikpapan sebagai City of Borneo" di Novotel Balikpapan pada Rabu (5/9/2018) pagi.
Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Update Terbaru, BKN Ingatkan Calon Pelamar tak Termakan Hoaks
Dia ungkapkan, sebagai contoh, melihat perbandingan dengan kota-kota yang ada di Indonesia seperti di Jakarta, Kota Surabaya, maupun Kota Bandung sudah tersedia tour city yang menggunakan bus tingkat.
"Orang yang dari luar daerah datang ke kota terus mencoba keliling-keliling kota. Jadi datang ke kota tidak langsung pulang. Sempatkan diri jalan-jalan dulu memakai tour city," ungkapnya.
Thomy, menjelaskan, konsep penerapan Tour City bus tingkat ini nanti akan menghubungkan ke berbagai titik-titik lokasi wisata yang bisa dikunjungi turis domestik dan mancanegara.
"Di Surabaya itu keliling-keliling kota dan garis finish di museum Sampoerna. Tempat wisata itu bisa selalu rame," ujarnya yang kenakan kemeja corak batik.
Baca: M Taufik Beri Ancaman Ini Kepada KPU DKI jika Namanya tak Masuk Daftar Caleg
Menurut dia, khusus untuk Kota Balikpapan bisa dikemas. Selama ini Kota Balikpapan memiliki potensi yang bisa digali secara baik karena ada beberapa aset-aset bekas sejarah peninggalan perang dunia kedua.
Saksi bisu sejarah perang dunia dan peradaban pengolahan minyak bumi menjadi daya tarik bagi pengunjung wisatawan.
Berkeliling-keliling ke tempat sumur minyak tua ke tempat cagar budaya seperti meriam bungker Jepang dan rumah Dahor.
"Keliling city tour pakai bus gratis nanti pas ujungnya ada di Pertamina. Kita tonjolkan kebanggaan kota minyak, identitasnya Balikpapan. Dibuat instragamable," tegasnya.
Baca: Memanfaatkan Gempa Lombok, Kirim Sabu Lewat Sol Sepatu 300 Gram dari Thailand
Karena dia pun merasa optimis, Balikpapan bisa melakukan seperti daerah lainnya. Sebab potensi yang tersedia sudah ada.
Menurutnya, sekarang tinggal melakukan langkah konkrit dan menuju tekad dan perwujudan secara matang.
"Kita tinggal kemas saja lagi, tinggal sedikit kita gali sudah bisa berjalan. Harus bisa sediakan bus gratis yang keliling kota buat wisatawan," kata Thomy.