Edisi Cetak Tribun Kaltim

Rencana Bakrie & Brothers Bangun Pipa Gas di Kaltim, Gubernur Awang : Saya Ngeri

Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas meminta PT Bakrie & Brothers membangun jalur pipa gas trans Kalimantan, Kaltim sampai Takisung, Kalsel

Rencana  Bakrie & Brothers Bangun Pipa Gas di Kaltim, Gubernur Awang : Saya Ngeri
Tribun Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO - Rencana pemerintah pusat melalui Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas meminta PT Bakrie & Brothers membangun jalur pipa gas trans Kalimantan, Kaltim sampai Takisung, Kalsel direspon Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Meski demikian, kepada Tribun, Awang yang baru mengetahui persoalan tersebut menyatakan, bahwa niatan BPH Migas tersebut tak sepenuhnya ia restui.

"Pembangunan pipa gas dari Kaltim ke Jawa dahulu sudah ditolak. Saya sendiri yang katakan saat itu ke DPR RI dan Presiden SBY. Sekarang ini ada lagi. Dana 500 juta US Dollar. Ini pasti saya bisa yakini, dana ini bukan dari dalam negeri. Pasti dari luar negeri. Oleh karena itu, saya tidak buru-buru, meskipun tadi sudah dilapori Kepala Bappeda. Saya belum menyatakan iya, akan merestui ," ujar Awang, Kamis (6/9).

Baca: Sandiaga Uno Khawatir jika Erick Thohir jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi - Maruf Amin

Rencana pembangunan jalur pipa gas Kalimantan, khususnya Kaltim menurut Awang menimbulkan beberapa kekhawatiran akan potensi sumber daya alam (SDA) di Kaltim yang bisa kabur ke daerah lain.

"Saya yakin ini ada rencana jangka panjang yang diatur oleh pihak-pihak luar negeri, untuk mengambil gas yang besar di Kaltim. Sebab selain blok Mahakam, ada blok Ataka, blok Sanga-Sanga, blok Eastkal. Semuanya masih berpotensi hasilkan gas. Itu kekhawatiran yang pertama," kata Awang sembari menepuk-nepuk meja.

Kehawatiran yang kedua disebutnya, bisa saja Bontang (satu dari 6 kabupaten/kota yang akan dilewati jalur pipa gas) akan jadi seperti di Lhoksumawe, Aceh. Begitu gasnya habis, LNG-nya tutup. Pabrik pupuknya tutup, pabrik kertas juga tutup.

"Apa kita mau seperti itu. Itulah saya pertanyakan. Silakan kalau pipa gas dibangun, tetapi harus menguntungkan masyarakat Kaltim. Kalau hanya bangun pipa gas saja, apa yang akan untungkan masyarakat Kaltim. Kalau pipa dibangun, gas kita akan cepat keluar. Dikatakan ini (permintaan) BPH Migas. Saya belum tanya lagi ke BPH Migas," katanya.

Baca: Usai Dilantik, Gubernur NTT Viktor Laiskodat ke Kupang Pakai Jet Pribadi Turun Dijemput Lexus

Dalam waktu dekat, beberapa langkah akan diambil Gubernur.

"Kami akan gelar FGD (focus group discussion), melibatkan semua stake holder di Kaltim. Pasti banyak mereka yang menolak pembangunan pipa gas ini. Tidak sedikit yang dibangun, sampai 340 km. Menurut saya ini tidak menguntungkan Kaltim. Saya ngeri dengan pembangunan pipa ini. Kita bisa sama seperti Lhoksumawe, yang akhirnya jadi kota mati," ucapnya.

FGD dilakukan untuk mencari kejelasan akan rencana BPH Migas melalui PT Bakrie & Brothers tersebut.

Halaman
123
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved