Bekraf Sebut Produk Kuliner Jadi yang Terbesar dalam Aktivitas Ekonomi Kreatif

"Ekonomi kreatif terus didukung untuk dapat menjadi tulang punggung perekonomian nasional", tegasnya.

Bekraf Sebut Produk Kuliner Jadi yang Terbesar dalam Aktivitas Ekonomi Kreatif
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Peserta dan pembicara Workshop Aplikasi Bisma Terkait Periset Ekonomi Kreatif Demi Peningkatan Kapasitas di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Jl Jenderal Sudirman Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (8/9/2018) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Ekonomi kreatif lahir dari ide dan gagasan. Konsep ekonomi kreatif menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai aset utama dalam meningkatkan perekonomian nasional.

Demikian diutarakan, Maman Rahmawan, Kepala Sub Direktorat Informasi dan Pengolahan Data, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia, pada Sabtu (8/9/2018).

Saat ini, jelas dia, ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,38 persen terhadap PDB perekonomian nasional.

Sebagai langkah mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur Balikpapan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI menyelenggarakan Sosialisasi Bisma, akronim dari Bekraf Information System in Mobile Application.

Acara yang digelar di Hotel Grand Jatra Kota Balikpapan ini dihadiri lebih dari 150 orang pelaku ekonomi kreatif Balikpapan.

Hadir sebagai narasumber Ilham Pinastiko, Founder PALA Nusantara,  Harjono Sukarno Direktur PBMT Ventura. Turut hadir sebagai Keynote Speaker, Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Saat itu, Maman, menyampaikan, acara ini penting untuk dapat meningkatkan output dan kreativitas.

Baca juga:

Pegiat Socmed Denny Siregar Kritik Slogan Timses Jokowi-Ma'ruf: Jadul dan Terlalu Standar

Nominasi Puskas Award 2018, Ronaldo, Messi, dan Salah Bersaing dengan Bocah 19 Tahun

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved