Rabu, 8 April 2026

Jelang Pertemuan IMF di Bali, Begini Sorotan Wakil Ketua Umum Gerindra

Pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)- World Bank akan dilaksanakan di Bali pada 12-14 Oktober 2018

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Ketua Umum Partai Gerinda Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)- World Bank akan dilaksanakan di Bali pada 12-14 Oktober 2018 mendatang.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon mengingatkan kepada pemerintah agar tidak bergantung atas pertemuan tersebut.

Alasannya,tidak pernah terjadi dalam sejarah, pertemuan IMF membawa investor ke negara yang menjadi tuan rumah.

Pada tahun 97-98, IMF sempat menjanjikan 34 miliar Dollar, yang turun ke tangan pemerintah hanya 3 miliar

Dollar. Ditambah, tidak ada kenaikan tingkat kepercayaan investor meski IMF sudah melakukan Letter Of Intent dengan pemerintah Indonesia dua kali.

"Jangan sampai pemerintah bergantung pada pertemuan IMF. Tidak pernah dalam sejarahnya, pertemuan IMF-World Bank membawa keuntungan bagi negara tuan rumah," jelas dia, Jakarta, Sabtu (8/9/2018)

Sebaliknya, dia menjelaskan kejadian pada 1998, ketika pemerintah meminta bantuan kepada IMF, justru Indonesia mengalami krisis ekonomi, hingga jatuhnya rezim Soeharto saat itu.

Terlebih, negara-negara yang sempat menerima pujian dari IMF akan mendapatkan kehancuran, seperti Argentina dan negara-negara lainnya.

"Sekarang kita malah memperlakukan mereka sebagai tuan. Harusnya, dibatalkan saja pertemuan itu," tukasnya. (Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jelang Pertemuan IMF di Bali, Fadli Zon: Harusnya Dibatalkan Saja

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved