Pileg 2019

Bawaslu Balikpapan Temukan 1.761 DPT Ganda

temuan DPT ganda tersebut akan direkomendasikan ke KPU Kota Balikpapan dengan memberikan langsung data by name by address

Bawaslu Balikpapan Temukan 1.761 DPT Ganda
Tribun Kaltim/Aris Joni
Komisioner Devisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan menemukan sebanyak 1.761 Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda dari total DPT Kota Balikpapan sebanyak 425.437 DPT.

Saat dikonfirmasi, Komisioner Devisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis mengatakan, temuan DPT ganda tersebut berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan cara penggabungan data dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni sebanyak 2.055 TPS di Kota Balikpapan dan dikirim ke Bawaslu RI untuk dilakukan analisis.

"Jadi hasil analisi data DPT ganda akan direkomendasikan ke KPU untuk dilakukan perbaikan. Tidak hanya menganalisis DPT ganda saja, DPT yang belum cukup umur hingga 17 april 2019 nanti juga kita analisis dan dilakukan perbaikan," jelasnya.

Baca: Aliansi Masyarakat Kaltim Cinta NKRI Gelar Aksi Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

Lanjut Azis, temuan DPT ganda tersebut akan direkomendasikan ke KPU Kota Balikpapan dengan memberikan langsung data by name by address agar lebih memudahkan untuk memperbaiki data DPT ganda tersebut.

"Jadi, tidak hanya berupa angka saja yang kita beri ke KPU, tapi langsung by name by addressnya yang kita berikan agar mudah untuk memverifikasinya," ujarnya.

Dirinya juga meminta KPU Kota Balikpapan agar menganalisis kembali hasil temuan tersebut sebelum melakukan perbaikan. Pasalnya, temuan yang didapat tersebut terjadi karena beberapa sebab, salah satunya terdapat DPT dengan NIK dan nama yang sama di TPS yang berbeda.

Baca: Kunjungan ke Korea Selatan dan Vietnam, Jokowi Khusus Perkuat Kerja Sama Ekonomi

"Terdapat beberapa data yang sama. Ada DPT yang NIK nya double tapi di TPS yang berbeda," katanya.

Ditambahnya, dirinya mengkhawatirkan jika tidak segera diperbaiki akan berpotensi disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved