Kepala Rutan Tanjung Redeb Punya Pejabat Baru, Ini Sosoknya

Agus mendapat promosi dan menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan di Sampit. Kini Kepala Rutan Tanjung Redeb digantikan oleh Dwi Hartono,

Kepala Rutan Tanjung Redeb Punya Pejabat Baru, Ini Sosoknya
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Serah terima jabatan Kepala Rutan Tanjung Redeb, Senin (10/8/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah 2 tahun 3 bulan dan 11 hari menjabat sebagai Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Tanjung Redeb, Agus Dwirijanto pindah tugas ke wilayah Sampit, Kalimantan Barat.

Agus mendapat promosi dan menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan di Sampit. Kini Kepala Rutan Tanjung Redeb digantikan oleh Dwi Hartono, pergantian ini ditandai dengan serah terima jabatan di Rutan Klas IIB Tanjung Redeb, Senin (10/8/2018).

Agus Dwirijanto dalam pisah-sambutnya mengatakan, banyak pekerjaan rumah yang ditinggalkannya, mengingat Rutan Tanjung Redeb memiliki banyak keterbatasan. Selain keterbatasan jumlah personel, Rutan ini juga memiliki keterbatasan ruang tahanan dengan jumlah tahanan mencapai 787 orang.

Baca: Merasa Kurang Diperhatikan, Warga Kelurahan Sepaku Minta Wilayahnya jadi Desa

"Selama saya menjabat kepala rutan, ada yang kabur dari rutan, Alhamdulillah semua berhasil ditangkap kembali. Petugas piket setiap shift hanya 2 orang, belum lagi jika ada tahanan yang dirawat di rumah sakit, semakin terbatas jumlah penjaganya," ungkap Agus. Kini Rutan Tanjung Redeb telah mendapat tambahan 41 CPNS yang mulai bertugas sejak tiga bulan lalu.

Selama menjabat sebagai Kepala Rutan, Agus juga dikenal sangat peduli dengan para tahanan, salah satunya dengan mengupayakan sarana air bersih untuk warga binaan.

Dwi Hartanto yang baru saja menjabat sebagai kepala Rutan Tanjung Redeb mengatakan, tugas yang dijalankannya ini merupakan amanah yang berat.

"Tanpa dukungan Forkominda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan instansi terkait, akan jauh lebih berat. Karena itu saya minta dukungan semua pihak agar rutan ini bisa lebih baik dan maju," ujarnya.

Baca: Nilai Rupiah Melemah, Harga Mobil Baru di Samarinda Belum Terpengaruh

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur, Agus Riyono yang hadir dalam kesempatan ini mengatakan, mutasi jabatan dan promosi seperti ini adalah hal biasa dalam memenuhi kebutuhan organisasi.

"Sebagai bagian pembinaan karir dan peningkatan kinerja organisasi," tegasnya.

Agus Riyono menambahkan, Rutan Tanjung Redeb sebenarnya hanya berkapasitas 185 tahanan, sementara jumlah tahanan saat ini mencapai 787 warga binaan.

Baca: Awal Pekan, Nilai Rupiah Menguat 1US$ pada Posisi Rp 14.835

Ini menjadi tantangan bagi Kemenkumham, untuk tetap memgedepankan sesitivitas, sehingga tidak sampai menimbulkan gejolak," katanya lagi.

 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved