Najih Arromadoni: Awas Radikalisasi ala Suriah Masuk ke Indonesia

Pengamat politik Timur Tengah, M. Najih Arromadoni, mengimbau agar waspada radikalisasi seperti Suriah terjadi di Indonesia.

Najih Arromadoni: Awas Radikalisasi ala Suriah Masuk ke Indonesia
sputnik.com
Perang antara tentara pemerintah Suriah melawan pemberontak di Idlib, menyebabkan kota ini menjadi luluh lantak. 

“Indikasi menguatnya penggunaan kedok agama demi kepentingan kekuasaan, sebagaimana pernah dilakukan di Suriah, terlihat dalam banyak hal, di antaranya adalah penggunaan masjid sebagai markas keberangkatan demonstran,” ujarnya.

“Jika di Damaskus masjid besarnya Jami' Umawi, maka di Jakarta Masjid Istiqlal. Adakah yang pernah menghitung, berapa kali Masjid Istiqlal diduduki pelaku berangkat demonstrasi?” ujarnya.

Selain politisasi agama, lanjut Najih, pola gerakan men-Suriah-kan Indonesia juga berupaya menghilangkan kepercayaan kepada pemerintah dengan terus-menerus menebar fitnah murahan, bukan kritik yang konstruktif, terhadap pemerintah.

Menurutnya, sesekali Presiden Basyar al-Assad dituduh Syiah, sesekali dituduh kafir, dan pembantai Sunni.

“Dalam konteks Indonesia, Anda bisa mengingat-ingat sendiri, presiden Indonesia pernah difitnah apa saja, mulai dari Kristen, Cina, Komunis, anti-Islam, mengkriminalisasi ulama, dan sederet fitnah lainnya,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Waspadai Pola Radikalisme Suriah di Indonesia

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Pengamat Politik Timur Tengah: Waspadai Pola Radikalisme Suriah di Indonesia, http://wow.tribunnews.com/2018/09/10/pengamat-politik-timur-tengah-waspadai-pola-radikalisme-suriah-di-indonesia?page=2.

Editor: Fachri Sakti Nugroho

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved