Rupiah Masih Lemah, Bank Indonesia Ungkap Sumber Utama Penyebabnya
Suku bunga acuan yang terus dinaikan oleh bank sentral AS Federal Reserve hanya salah satu dari penyebab melemahnya kurs rupiah terhadap dollar AS.
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Suku bunga acuan yang terus dinaikan oleh bank sentral AS Federal Reserve hanya salah satu dari penyebab melemahnya kurs rupiah terhadap dollar AS.
Di sisi lain, ada faktor internal yang mempengaruhi kekuatan rupiah, yakni besarnya defisit transaksi berjalan ketimbang transaksi modal dan finansial untuk menutupinya.
"Jadi itu kemudian sumber utama pelemahan kurs di tengah interest rate dari AS yang terus meningkat dan belum berhenti," ujar Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara di kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (10/9/2018).
Mirza mengatakan, pada 2016 dan 2017, transaksi berjalannya masing-masing sebesar 17 miliar dollar AS dan 17,3 milliar dollar AS.
Ditanya Apa Panggilan Presiden Jokowi, Jan Ethes Sebut Kakeknya Mbah Owi
Defisit tersebut kemudian ditutupi dengan investasi langsung masing-masing senilai 16,1 miliar dollar AS dan 19,4 miliar dollar AS.
Ditambah lagi dengan investasi portfolio sebesar 19 miliar dollar AS untuk 2016 dan 20,6 miliar dollar AS untuk 2017.
Namun, pada 2018, defisit transaksi berjalan lebih besar daripada modal untuk menutupinya.
Defisit tahun ini sebesar 13,7 miliar dollar AS.
Namun, transaksi modal dan finansialnya hanya 6,5 miliar dollar AS. "Jadi 13,7 miliar dollar AS hanya bisa ditutup 6,5 miliar dollar AS," kata Mirza.
Ditanya Apakah Bakal Setia Seumur Hidup dengan Raffi Ahmad, Begini Jawaban Nagita Slavina
Mirza mengatakan, pada awal tahun pihaknya memperkirakan terjadi arus masuk investasi portfolio.
"Tapi yang terjadi investasi portfolio adalah keluar. Outflow sekitar 1,1 miliar dollar AS," lanjut dia.
Di samping itu, perang dagang AS dengan China juga kian memanas sehingga China merespon dengan melemahkan nilai tukar yuan.
Tayang di Indonesia Hari Ini, Crazy Rich Asians Lebih Bagus Dibanding The Nun?
Ke depannya, kata Mirza, defisit transaksi berjalan akan terus di bawah tiga persen dan diprediksi menurun pada 2019.
Namun, hal itu tergantung pada upaya mengurangi defisit transaksi berjalan.
Dibintangi D.O EXO, Inilah 3 Hal Penting Drama 100 Days My Prince, Tayang Perdana 10 September
"Termasuk impor terkait proyek infrastruktur yang saat ini beberapa akan dilakukan penjadwalan dan terkait implementasi B20," kata Mirza. (Kompas.com/Ambaranie Nadia Kemala Movanita)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menurut BI, Ini Sumber Utama Penyebab Rupiah Melemah "
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rupiah-lagi_20170721_173853.jpg)