Vaksinasi Rubella di PPU Sudah Capai 52 Persen dari Target

Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara (PPU) terus melakukkan vaksinasi campak Measles Rubella (MR) di sekolah mulai SD sampai SMP.

Vaksinasi Rubella di PPU Sudah Capai 52 Persen dari Target
Tribun Kaltim/Samir
Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara (PPU) akan terus melakukan vaksinasi Measles Rubella (MR) di sekolah-sekolah 

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara (PPU) terus melakukkan vaksinasi campak Measles Rubella (MR) di sekolah mulai SD sampai SMP.

Bahkan sampai saat ini vaksinasi sudah capai 52 persen dari 95 persen target secara nasional dari 42 ribu anak yang wajib mendapatkan vaksin tersebut.

Kepala Dinkes PPU, Arnold Wayong, Selasa (11/9/2018) yakin target 95 persen yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan bisa tercapai sampai akhir September ini.

Ia mengatakan, pada bulan Agustus lalu memang vaksinasi ini sempat mengalami kendala karena belum keluarnya fatwa MUI sehingga banyak orangtua yang menolak memberikan vaksin kepada anaknya.

Baca: 1 Muharram 1440 Hijriah, 5 Tempat Wisata Religi yang Bisa Dikunjungi Isi Liburan

Namun setelah fatwa MUI sudah keluar dan dinyatakan MR sebagai vaksin yang mubah dan bisa digunakan, sehingga banyak orangtua yang kembali meminta agar anak mereka diberikan vaksin tersebut.

"Ada juga orangtua yang sadar ternyata informasi yang di medsos selama ini ternyata hoax karena tidak ada penyebab meninggal karena vaksin tersebut. Bahkan kami siapkan dokter anak yang siap mendampingi bila ada anak yang mengalami kejala setelah diberikan vaksin MR," ujarnya. 

Baca: Vaksin Rubella Dilanjutkan, Ini Syarat Dinas Pendidikan Balikpapan

Arnold mengatakan, dengan adanya persetujuan orangtua ini sehingga petugas dari 11 puskesmas kembali melakukan vaksin di sekolah yang pernah dilakukan vaksin sebelumnya. Hal ini dilakukan karena banyaknya permintaan dari sekolah agar murid mereka kembali divaksin yang sebelumnya sempat menolak.

Ia mengaku, sampai sekarang belum seluruh sekolah belum didatangi petugas puskesmas namun ditargetkan bisa dilakukan sampai akhir September.

"Kami akui bahwa petugas harus kerja keras untuk melakukan vaksinasi seluruh murid di SD da SMP di PPU. Tapi kami yakin itu bisa terselesaikan sesuai dengan target sampai akhir September," jelasnya.

Baca: Pemkot Balikpapan Kembali Lanjutkan Pemberian Vaksin Rubella di Sekolah

Ia mengatakan, untuk stok vaksin sampai sekarang masih tersedia apalagi pemerintah pusat siap mensuplai bila persediaan vaksin habis atau mulai menipis. Mengenai tambahan waktu untuk vaksinasi, Arnold belum bisa menentukan karena tergantung keputusan pemerintah pusat.

"Kami menunggu keputusan saja dari pusat mengenai tambahan waktu untuk vaksinasi. Kalau pun tidak, maka stok vaksin yang ada bisa digunakan saat anak sudah cukup umur untuk diberikan vaksin MR ini," ujarnya.

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved