Senin, 27 April 2026

Japan Open 2018

Langkahnya Terhenti di Japan Open 2018, Begini Kekecewaan Jonatan Christie

Babak kedua Japan Open 2018, pebulutangkis tunggal putra, Jonatan Christie menelan kekalahan dari pemain India HS Prannoy.

Editor: Amalia Husnul A
Instagram badminton.ina
Jonatan Christie 

Langkahnya Terhenti di Japan Open Badminton 2018, Begini Kekecewaan Jonatan Christie

TRIBUNKALTIM.CO - Babak kedua Japan Open Badminton 2018, pebulutangkis tunggal putra, Jonatan Christie menelan kekalahan dari pemain India HS Prannoy. Jonatan Christie gagal mengikuti jejak rekan senegara, Anthony Sinisuka Ginting yang berhasil menembus babak kedua Japan Open 2018.

Jonatan Christie kalah dari HS Prannoy (India) dengan skor 18-21, 17-21 pada laga Japan Open 2018 badminton yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (11/9/2018).

Jika lolos, Jonatan Christie sebenarnya akan bertemu dengan Anthony Sinisuka Ginting dan tunggal putra Indonesia memastikan satu tempat pada perempat final.

Jonatan Christie Gugur di Babak Awal Japan Open 2018, Netizen Tumpahkan Komentar di Akun IG-nya

Jadwal dan Live Streaming Japan Open 2018 Rabu (12/9/2018), Ada Kevin/Marcus dan Fajar/Rian

Hasil Japan Open 2018 - Jonatan Christie Tersingkir, Gagal Bertemu Anthony Ginting

Jonatan sebetulnya sudah menguasai permainan pada gim pertama dengan mengungguli Prannoy. Namun pada saat kedudukan sama kuat 14-14, Prannoy bangkit dan balik memberikan tekanan.

"Sebenarnya di awal game, mainnya cukup enak, saya bisa keluarkan stroke-nya dengan baik. Di akhir game, saya dua-tiga kali buang kesempatan di saat krusial. Harusnya berani adu di depan net," kata Jonatan.

"Pada gim kedua, saya masih terpikir soal gim pertama. Sayang sekali sudah unggul pada gim pertama, tetapi tidak bisa menyelesaikan," ujar Jonatan yang ditemui usai pertandingan dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

Melalui hasil ini, Jonatan yang baru saja meraih keping medali emas Asian Games 2018, Agustus lalu mengaku kecewa.

"Kecewa itu pasti, saya belum bisa menunjukkan yang terbaik di turnamen BWF tour, dalam beberapa turnamen terakhir, selesai di babak 16 besar, dibilang kecewa ya kecewa. Apalagi di Jepang ini saya kurang beruntung," aku Jonatan.

"Tahun lalu setelah final pada Korea Open, saya langsung kalah pada babak pertama juga. Mudah-mudahan saja tahun depan dan 2020 bisa lebih baik," ucap Jonatan.

Meski kalah, Jonatan tidak menyalahkan kondisi persiapan yang terbilang singkat menghadapi Japan Open 2018.

Komentar Ibu Jonatan Christie Tentang Pasangan Putranya, Gregoria Mariska atau Shanju JKT48?

Sebelum Jadi Pebulu Tangkis, Jonatan Christie Ternyata Pernah Wujudkan Impian Sang Ayah

Bukan Chelsea Islan atau Raisa, Ternyata Jonatan Christie Suka Beri Love untuk Seleb Ini

"Soal persiapan yang agak mepet, ya sebenarnya pasti ada pengaruhnya karena persiapan kami cuma seminggu. Ya ini dijadikan pelajaran saja, saya harus lebih mempersiapkan diri, pertandingannya kan banyak," kata Jonatan.

Sementara itu, Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI Hendry Saputra mengatakan bahwa Jonatan memang tak tampil semaksimal di Asian Games 2018. Terutama dari segi fokus di pertandingan. 

"Kalau saya lihat dari tingkat kesegaran ototnya, ini terlihat di pertandingan. Selain itu fokus pikirannnya pun nggak seperti kemarin (di Asian Games). Jonatan juga kalah dari Prannoy di Asian Games tapi menurut saya penampilan Jonatan kali ini lebih baik, sudah ketemu formulanya.

Tapi di sini serangannya tidak bisa tembus. Saya optimis dia bisa atasi di pertandingan selanjutnya," jelas Hendry.

Sementara itu, Anthony menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa pada Japan Open 2018.

Selain Jonatan, Tommy Sugiarto juga sudah terhenti di tangan Chen Long (China), dengan skor 21-12, 17-21, 14-21. (*)

Follow Instagram tribunkaltim.co

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved