Berita Video

Polisi Gagalkan Dugaan Penyelundupan Kepiting Ilegal di Bandara Balikpapan

Satu boks berisi setidaknya 50 sampai 70 kepiting. Polisi pun menghentikan proses pengiriman ribuan kepiting

Polisi Gagalkan Dugaan Penyelundupan Kepiting Ilegal di Bandara Balikpapan
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Kepiting yang disita penyelidik Polda Kaltim lantaran diduga ilegal, Kamis (13/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kamis (13/9/2018) warga kargo Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan digegerkan dengan kedatangan anggota kepolisian.

Sebanyak 104 boks berisi kepiting ditahan aparat keamanan di salah satu kantor ekspedisi logistik di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Sebelum naik ke pesawat. Rencananya ribuan kepiting tersebut hendak dikirim ke pulau Jawa menggunakan pesawar terbang.

Namun anggota Ditreskrimsus Polda Kaltim mengendus adanya penyelundupan kepiting betina bertelur, Kamis (13/9/2018).

Baca: Ini Alasan Polisi Tak Lakukan Penahanan terhadap Tersangka Kasus Dugaan Korupsi RPU Balikpapan

Saat dilakukan penyelidikan, benar saja di salah satu kargo jasa ekspedisi logistik tersapat ratusan koli kepiting yang hendak di kirim ke Jakarta, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya.

Belakangan diketahui, asal kepiting tersebut dari kelompok nelayan Manggar Balikpapan Timur. Satu boks berisi setidaknya 50 sampai 70 kepiting. Polisi pun menghentikan proses pengiriman ribuan kepiting yang sudah terbungkus dalam boks gabus berwarna putih. Siap kirim.

Baca: BREAKING NEWS - Kantor KPU Mahulu Digeledah Terkait Kasus Dana Hibah Pilkada

"Memang ada pengiriman kepiting hari ini. Kami lakukan pemeriksaan, memanf kepitimg. Jumlahnya 104 boks, isinya 50-70 kepiting 1 boks. Kerjasama Balai Karantina Balikpapan. Kami memisahkan kepiting jantan dan betina," ungkap Dirkrimsus Polda Kaltim, Kombes Pol Yustan Alpiani, Kamis sore.

Sebanyak 536 ekor kepiting yang diduga betina bertelur diamankan polisi. Lanjut Yustan, kepiting tersebut kemudian dititipkan ke kantor Karantina Balikpapan, untuk disimpan sekaligus dirawat.

"Dijaga agar tetap hidup sampai kita panggil ahli, apakah kepiting betina ini bertelur apa tidak," ujarnya.

Baca: Jimly Asshiddigie Datang, Agustinus Woro Bersedia Turun dari Papan Reklame Setinggi 20 Meter

Polisi bakal memanggil pemilik kepiting, pihak kargo (ekspedisi logistik), regulatif agen, Balai Karantina dan saksi ahli dari Kementerian.

"Ada sekitar 6 ribu ekor. Yang kita amankan 536, yang lainnya kami serahkan ke regulatif agen, untuk lanjutkan proses pengiriman," katanya.

Berdasarkan UU Nomor 45 Tahun 2009 perubahan UURI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, tak diperbolehkan menjual kepiting betina bertelur, atau kepiting dengan berar di bawah standar yang ditentukan.

"Belum ada ditahan. Diduga modusnya ini pihak kargo, menjemput barang-barang (kepiting) ini di tempat masing-masing (nelayan manggar)," ucapnya.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved