Warga Desa Jembayan Gotong Royong Bersihkan Puing-Puing Longsor di Sungai Mahakam

Warga menyebur ke Sungai Mahakam mengangkuti material kayu dan beberapa barang rumah tangga yang ikut terbawa longsor ke sungai.

Warga Desa Jembayan Gotong Royong Bersihkan Puing-Puing Longsor di Sungai Mahakam
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Warga gotong royong untuk membersihkan puing-puing longsor di Dusun Margasari RT 05 Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kukar. 

Kerabatnya hanya sempat mengambil surat-surat berharga.

"Pakaian hanya yang ada di badan ini," ucapnya yang mengungsi ke rumah kakaknya.

Iriansyah dan istrinya mengaku syok karena rumahnya amblas.

Penyakit Bayi Bermata Satu di Mandailing Natal Disebut Cyclopia, Simak Cara Pencegahan untuk Bumil

"Saya memang tidak diperbolehkan istri shalat Maghrib di masjid karena dikhawatirkan rumah longsor. Karena lantai rumah kami sudah retak. Selama seminggu ini kami memang sudah mengumpulkan barang-barang untuk ditaruh di depan rumah," ujar Iriansyah mengaku lututnya masih gemetaran.

Masidah, istri Iriansyah, mengaku sempat menarik tangan Mimin Aminah, tetangganya saat terdengar bunyi gemuruh.

"Saya lihat rumah saya amblas dalah hitungan detik," tuturnya.

Polisi Tak Terbitkan Izin Acara Deklarasi Gagak Prabowo-Sandi di Tambun

Ketua RT 04, Sukri Rimpung mengatakan, kejadian longsor di pinggiran Sungai Mahakam sudah 5 kali ini terjadi di wilayahnya.

"Hanya longsor kali ini termasuk paling parah. Sebelumnya, hanya satu rumah yang amblas," kata Sukri.

Ia mengemukakan, longsor ini dipengaruhi aktivitas kendaraan berat yang lalu-lalang di Jalan Poros Tenggarong-Samarinda.

"Sejak jalan poros ini dicor banyak kendaraan berat lewat. Rumah kami sering bergetar setiap ada kendaraan lewat. Padahal dulu kendaraan berat hanya lewat sungai diangkut kapal LCT," ujarnya.

Nostalgia Duta, Erros, dan Adam. . . Hadirkan Pak Jan, Sosok yang Pertama Kali Temukan Sheila On 7

24 Jam Sejak Rilis, Video Musik Overdose Agnez Mo feat Chris Brown Ditonton 1,2 Juta Kali!

Ia berharap Pemkab bisa mengatur tonase kendaraan yang lewat di jalur poros Tenggarong-Samarinda.

"Ini siang-malam kendaraan lewat jalan ini terus-menerus," ucapnya. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved