5 WNA Pengajar Sekolah Internasional di Balikpapan Terancam Dideportasi, Ini Sebabnya

Mereka masih melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah tempat mereka bekerja.

5 WNA Pengajar Sekolah Internasional di Balikpapan Terancam Dideportasi,  Ini Sebabnya
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) provinsi Kaltim menunjukkan 5 paspor WNA di Balikpapan yang diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal dan jabatan, Selasa (18/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammmad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kaltim mengamankan 5 warga negara asing (WNA) di Balikpapan.

Kelima WNA tersebut diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal di Indonesia.

"Kemarin (17/9/2018) kami lakukan operasi, menyasar tenaga pengajar sekolah internasional. Ada 5 WNA asing kita amankan. Paspornya ditahan di kantor imigrasi Balikpapan. Mereka mengajar," kata Ketua Timpora Kaltim Soenaryono SH MH, Selasa (18/9/2018).

Kendati demikian kelima WNA tersebut tak dilakukan penahanan badan.

Mereka masih melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah tempat mereka bekerja.

Untuk diketahui, kelima WNA tersebut aktif mengajar di Yayasan Tunas Bangsa dan Raffles International School di kota Balikpapan.

Baca juga:

Ini Penjelasan Yayasan soal 5 WNA yang Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal

Sementara ini, Tribun Kaltim masih menunggu pernyataan dari pihak sekolah yang bersangkutan. 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved