Pengembang Masih Tunggu Perubahan RTRW Samarinda Terbaru, Baru Bisa Membangun

Persoalan ini pun sudah disikapi DPD Real Estate Indonesia (REI) Kaltim, dengan bersurat ke Pemkot Samarinda.

Pengembang Masih Tunggu Perubahan RTRW Samarinda Terbaru, Baru Bisa Membangun
ISTIMEWA
Ketua DPD REI Kaltim Bagus Susetyo. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebagian para pengembang perumahan di Samarinda, untuk sementara tak bisa mengembangkan usahanya.

Persoalan lahan jadi penghambat.

Meski sudah dimiliki, sebagian lahan yang akan dibangun pengembang tersebut masuk dalam zona hijau dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda, yang sudah direvisi.

Persoalan ini pun sudah disikapi DPD Real Estate Indonesia (REI) Kaltim, dengan bersurat ke Pemkot Samarinda.

Meski demikian sampai saat ini surat yang dilayangkan REI tersebut belum dibalas.

"Belum ada jawaban atas surat kami. Informasinya masih dibahas dan diteruskan ke Kementrian ATR (Agraria dan Tata Ruang)," kata Ketua DPD REI Kaltim, Bagus Susetyo.

Meski demikian, Pemkot maupun Kementrian ATR, kata Bagus, sudah berjanji akan memberikan waktu revisi, terhitung 6 bulan sejak revisi terbaru dilakukan.

"Biasanya kan lima tahun baru RTRW bisa ditinjau kembali. Tapi ini diberikan waktu 6 bulan. Jadi kami tidak harus menunggu lima tahun," urai Bagus.

Baca juga:

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved