Pamitan dengan Stafnya, Gubernur Awang Faroek Serahkan 6 Unit Mobil Dinas Mewahnya

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berpamitan dengan staf dan pegawai yang selama ini mendampinginya.

Pamitan dengan Stafnya, Gubernur Awang Faroek Serahkan 6 Unit Mobil Dinas Mewahnya
Tribun Kaltim/Rafan A Dwinanto
Musaji (kopiah hitam) staf di sekitar Gubernur, duduk dan makan bersama Gubernur Kaltim di acara pamitan 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berpamitan dengan staf dan pegawai yang selama ini mendampinginya.

Acara pamitan tersebut digelar sederhana di Lamin Etam, rumah jabatan Gubernur, yang berada satu komplek dengan Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (19/9/2018).

Beberapa pejabat Pemprov yakni Plt Sekda Kaltim Meiliana dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tampak hadir dalam acara perpisahan ini.

Baca: Setelah Dilantik 27 September, Siapa yang Memimpin Kaltim? Isran atau Tetap Awang Faroek?

Tak terkecuali para ajudan, sopir, asisten pribadi maupun staf Gubernur, lainnya turut hadir.

Selain berpamitan, Awang juga menyerahkan sejumlah aset dan dan fasilitas negara yang selama ini digunakannya. Termasuk enam unit mobil mewah seperti Camry, Lexus, Land Cruiser, Alphard yang menjadi mobil dinas, Awang.

"Saya juga menyerahkan kembali dua ajudan saya yakni Santo dan Tedy ke Kodam dan Polda Kaltim," kata Awang, dalam sambutannya.

Awang juga berterimakasih kepada Musaji, pegawai yang bertugas membersihkan ruangan Gubernur, setiap harinya.

"Pak Musaji ini paling rajin. Pegawai yang datang paling pagi, dan pulang paling malam di Kantor Gubernur Kaltim. Karena dia yang buka dan tutup ruangan saya," ungkap Awang.

Baca: Awang Faroek: Saya Pergi Tanpa Mobil Dinas, Siap Kampanye Pakai Mobil Sewaan

Dalam serah terima aset tersebut, Awang juga menyerahkan rumah jabatan ke Sekretariat Pemprov Kaltim. Menurut Awang, sudah tidak ada lagi barang pribadinya, di rumah jabatan.

"Sudah diperiksa oleh Biro Umum, tidak ada lagi barang pribadi saya di rumah jabatan. Semua aset yang saya pakai juga sudah diinventarisasi dan dikembalikan," kata Awang.

Baca: Masa Tugas Berakhir Bulan September, Pemprov Masih Tunggu Nama Pengganti Awang Faroek

Diketahui, Awang mengakhiri masa jabatannya lebih awal, lantaran maju di Pileg 2019, sebagai caleg dari Partai NasDem untuk DPR RI. Sejatinya, masa jabatan Gubernur baru berakhir 18 Desember ini.

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved