Begini Kondisi Ekspor dan Impor Kaltim, Berikut Komoditasnya

Secara keseluruhan, ekspor Kaltim hingga pertengahan 2018 ini, lebih besar dibandingkan impor.

Begini Kondisi Ekspor dan Impor Kaltim, Berikut Komoditasnya
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Ilustrasi - Tampak ponton berisi batubara melintas di perairan Tarakan beberapa waktu lalu. Batu bara masih merupakan komoditas ekspor terbesar dari Kalimantan Utara. 

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Secara keseluruhan, ekspor Kaltim hingga pertengahan 2018 ini, lebih besar dibandingkan impor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, ekspor Kaltim periode Januari-Juli 2018 sebesar 10,6 miliar dollar Amerika (USD). Sedangkan akumulasi impor di periode yang sama sebesar 2,41 miliar dollar.

Diketahui, nilai ekspor Kaltim Juli 2018 mencapai US$ 1,63 miliar atau mengalami penurunan sebesar 0,68 persen dibanding dengan ekspor Juni 2018.

Sementara bila dibanding Juli 2017 mengalami peningkatan sebesar 24,23 persen.

Jokowi Hormat Saat Lagu Indonesia Raya Dinyanyikan, Bagaimana Aturan Sesungguhnya?

"Ekspor barang migas Juli 2018 mencapai  0,27 miliar dollar, atau turun 15,21 persen dibanding Juni 2018. Sementara ekspor barang non migas Juli 2018 mencapai 1,36 miliar dollar, naik 2,85 persen dibanding Juni 2018," kata Kepala BPS Kaltim, Atqo Mardiyanto.

Dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya, ekspor Kaltim hingga pertengahan 2018 ini meningkat sebesat 9,85 persen.

"Dari seluruh ekspor periode Januari-Juli 2018, ekspor barang migas mencapai 1,93 miliar dollar atau turun 17,88 persen. Ekspor barang non migas mencapai  8,72 miliar dollar, atau naik sebesar 18,73 persen dibanding periode yang sama tahun 2017," urai Atqo.

Alpha, Kisah Pertualangan Manusia dan Serigala di Zaman Prasejarah

Sementara, impor Kaltim impor mengalami kenaikan sekitar 42,22 persen dibanding dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat 1,69 miliar dollar.

Menurut Atqo, berbagai komoditas yang diimpor  Kaltim yakni bahan bakar mineral berupa migas dan nonmigas dengan nilai 1,738 miliar dollar. Rinciannya, atas migas senilai 1,736 miliar dollar, dan impor nonmigas hanya 1,49 juta dollar.

"Komoditas nonmigas selain bahan bakar mineral antara lain pupuk dengan nilai 42,64 juta dollar AS, atau terjadi kenaikan 36,77 persen ketimbang periode yang sama tahun 2017 dengan nilai 31,18 juta dollar AS," kata Atqo.

 Harapan Juergen Klopp untuk Shaqiri di Liverpool

Kemudian impor barang dari besi atau baja dengan nilai 49,19 juta dollar, terjadi kenaikan cukup tinggi hingga mencapai 89,11 persen dibandingkan Januari-Juli 2017 yang tercatat hanya 26,01 juta dollar.

Adapula impor kendaraan selain yang bergerak di atas rel kereta api dan bagiannya senilai 64,05 juta dollar, mengalami kenaikan 33,53 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 47,97 juta dollar.

Terdapat pula impor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, perekam dan pereproduksi suara atau gambar dengan nilai 26,39 juta dollar. Mengalami kenaikan 1,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai 25,91 juta dollar. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved