Dituduh Terima Suap Seks dari Pemohon Visa, Pejabat Imigrasi Ini Diseret ke Pengadilan

Dia juga dituduh melanggar UU Rahasia Pemerintah dengan membocorkan informasi rencana penggerebekan ke pemohon visa

Dituduh Terima Suap Seks dari Pemohon Visa, Pejabat Imigrasi Ini Diseret ke Pengadilan
thecabinhongkong
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, SINGAPURA - Seorang pejabat imigrasi Singapura dituduh telah menerima layanan seks sebagai suap dari dua wanita China sebagai imbalan karena telah membantu mereka mengurus perpanjangan visa.

Kasus ini telah mencoreng citra pemerintah Singapura yang dikenal bersih dari praktik korupsi.

Selain dituduh mendapat layanan seks, Chin Peng Sum (51), juga dituduh memberi bocoran tentang rencana penggerebekan yang akan dilakukan, serta dianggap telah menghalangi pengadilan dengan menghapus pesan teks dengan para perempuan tersebut.

Chin Peng Sum merupakan staf polisi pengadilan di Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan. Dia diduga menerima seks sebagai suap untuk imbalan memastikan visa pengunjung mereka diperpanjang. 

"Dia juga dituduh melanggar Undang-undang Rahasia Pemerintah dengan mengatakan kepada para perempuan itu tentang rencana penggerebekan yang akan dilakukan sehingga mereka dapat menghindari penangkapan," kata Biro Investigasi Praktik Korupsi.

"Ini merupakan pelanggaran serius bagi pejabat publik untuk bertindak demi kepentingan mereka sendiri dan menggunakan posisi mereka untuk mencari keuntungan pribadi," tambahnya.

Singapura, dikenal sebagai pusat bisnis yang berkembang, memiliki hukum yang keras terhadap praktik korupsi dan secara konsisten menduduki peringkat atas dalam survei negara dengan tingkat korupsi paling rendah.

Gaji pegawai negeri di Singapura termasuk yang tertinggi di dunia, sebagai upaya mencegah tindak korupsi.

[Agni Vidya Perdana]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pejabat Imigrasi Singapura Dituduh Terima Suap Seks dari Pemohon Visa",

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved