Breaking News:

BPBD Berau Ungkap Ada Belasan Karhutla Sepanjang Bulan September

Sepanjang bulan September 2018 ini, BPBD Berau telah melakukan belasan peristiwa kebakaran hutan lahan (karhutla).

Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
BPBD mengimbau agar warga tidak melakukan pembakaran lahan, karena di musim kemarau banyak pepohonan dan semak belukar yang mengering, sehingga api mudah menyebar dan sulit dikendalikan. 

Lantaran tidak terjangkau kendaraan pemadam kebakaran.

BPBD meminta warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Cemas Gempa Susulan, Warga di Kota Palu Banyak yang Tidur di Jalanan

Pasalnya, di musim kemarau seperti sekarang, kobaran api ditambah angin kencang akan sulit dipadamkan.

Api menjadi semakin sulit dikendalikan. Apalagi, sepanjang musim kemarau, sebagian besar pepohonan dan semak belukar mengering, sehingga sangat mudah terbakar dan menyebar.

Polres Berau sendiri sebelumnya telah memberikan peringatan keras kepada para pelaku pembakaran lahan.

Pengkhianatan G30S/PKI Dianggap Film Horor, Terornya Terasa di Tiap Generasi

Sesuai dengan Pasal 78 ayat 4, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dan denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar.

Pelaku juga akan diganjar dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 8 ayat 1 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Mensos Agus Gumiwang Gendong Balita yang Ditemukan Terluka di dalam Parit

Karena ada larangan membakar lahan untuk pertanian, Kapolres Berau juga meminta agar pemerintah membantu para petani membuka lahan. (*)
 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved