Gempa Donggala

Alasan Warga di Kota Palu Jarah Makanan dan BBM Pasca-Gempa

Aksi rebutan bahan makanan di sejumlah minimarket hingga rebutan BBM di SPBU marak terjadi di Kota Palu pasca- gempa bermagnitudo 7,4.

Alasan Warga di Kota Palu Jarah Makanan dan BBM Pasca-Gempa
Kondisi Kota Palu pasca gempa dan Tsunami yang melanda Jumat (28/9/2018). Kejadian ini terjadi setelah hari jadi Kota Palu yang ke-40, pada 27 September 2018. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Aksi rebutan bahan makanan di sejumlah minimarket hingga rebutan BBM di SPBU marak terjadi di Kota Palu pasca- gempa bermagnitudo 7,4 pada Jumat (28/9/2018).

Salah satu warga, Abdullah, mengaku terpaksa menjarah makanan di minimarket karena tak ada lagi makanan untuk bertahan hidup.

"Susah cari makan, Alfamidi dan BNS (Bumi Nyiur Swalayan) jadi tujuan warga," katanya.

Alasan lain para warga melakukan hal itu adalah belum adanya bantuan bagi mereka dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain berebut makanan di swalayan dan minimarket, para korban juga berebut BBM di SPBU.

Seperti diketahui, pasca-gempa, sebagian besar SPBU di Kota Palu memilih berhenti beroperasi.

Aprindo Keluhkan Kerugian Pengusaha Ritel di Palu Capai Rp 450 Miliar

Warga menjarah bahan bakar minyak di SPBU Jalan Imam Bonjol, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pasca gempa bumi yang melanda kota tersebut. Selain mengakibatkan kelangkaan BBM, gempa Palu juga mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.
Warga menjarah bahan bakar minyak di SPBU Jalan Imam Bonjol, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pasca gempa bumi yang melanda kota tersebut. Selain mengakibatkan kelangkaan BBM, gempa Palu juga mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Hal ini membuat pasokan BBM ke masyarakat terhenti.

Salah satu SPBU yang menjadi tempat warga mencari BBM adalah SPBU di Jalan Pue Bongo, Kota Palu.

Belum Dapat Bantuan Makanan, Warga Korban Gempa di Palu Jarah Minimarket

Aksi rebutan BBM sempat diwarnai kericuhan.

Warga saling berebut BBM dan saling teriak.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved