Gempa Sumba

Gempa Sumba - Fakta-fakta Gempa yang Melanda Sumba, Stasiun Geofisika: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Sumba atau gempa bumi yang melanda di Sumba Timur, NTT, hingga Selasa (2/10/2018), pukul 12.45 WITA, sudah terjadi 16 kali

Gempa Sumba - Fakta-fakta Gempa yang Melanda Sumba, Stasiun Geofisika: Tidak Berpotensi Tsunami
ISTIMEWA
GEMPA SUMBA - Sejumlah warga Kota Waingapu dan Kecamatan Weejelu Kabupaten Sumba Timur mengungsi ke daerah perbukitan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gempa Sumba atau gempa bumi yang melanda di Sumba Timur, NTT, hingga Selasa (2/10/2018), pukul 12.45 WITA, sudah terjadi 16 kali gempa dengan magnitudo yang berbeda-beda. 

Data dari Stasium Geofisika Kampung Baru Kupang menyatakan, gempa Sumba yang terjadi ini masih berada di bawah 7 skala richter (SR).

Gempa terbesar bermagnitudo 6,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Sumba Timur, Selasa (2/10/2018).

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Waingapu, Sumba Timur, Arief Tyastama mengatakan, hasil pemodelan gempa Sumba Timur, Provinsi NTT, tidak berpotensi tsunami.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu tentang gempa sumba yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Arief Tyastama, Selasa (2/10/2018).

Empat kali gempa bumi (gempa sumba) mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Timur, Selasa (2/10/2018) pagi.

Empat kali gempa bumi dengan magnitudo 5,2 kemudian 5,3 dan 6 hingga 6,3 itu terjadi pada pukul 7.12 Wita, 7.27 Wita, 7.59 Wita, dan 8.16 Wita.

Menurut Arief Tyastama, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menyusup di bawah Lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (thrust fault).

Guncangan gempa bumi yang pertama dilaporkan dirasakan di Waingapu dengan skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI).

Kemudian guncangan gempa bumi yang kedua dilaporkan dirasakan di Waingapu dengan skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI).

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved