Edisi Cetak Tribun Kaltim

Balikpapan Terancam KLB Rubella dan Campak! Bayi MZ Jadi Korban, Dilahirkan Alami Kelainan Bawaan

Akibat terpapar virus Rubella saat mengandung, bayi yang ia lahirkan mengalami kelainan bawaan lahir.

Balikpapan Terancam KLB Rubella dan Campak! Bayi MZ Jadi Korban, Dilahirkan Alami Kelainan Bawaan
DOKUMENTASI/TRIBUN KALTIM
Edisi cetak Tribun Kaltim, 3 Oktober 2018. 

Dokter hanya menyarankan ia banyak mengonsumsi makanan bernutrisi dan air putih.

Saat dilahirkan, bobot bayinya hanya 2,2 kg dengan panjang 43 cm. Setelah menginap semalam paska persalinan, dokter memperbolehkan keluarga kecil ini pulang.

Seolah tak ada masalah, hingga di usia 4 bulan, bayi ZM mulai batuk-batuk. Setelah di-rontgen dan tes darah, ZM divonis menderita infeksi paru-paru dan diharuskan diterapi obat selama enam bulan.

Belum cukup di situ, dokter membacakan hasil uji laboratorium yang menyatakan anaknya positif Rubella.

Dokter mendiagnosisnya mengalami sindrom rubella bawaan (CRS). Setelah divaksin MR, dokter menyarankan, pemeriksaan organ lainnya apakah ikut terdampak. Sejak tujuh bulan terakhir, keluarga kecil ini, rutin bolak-balik rumah sakit.

"Saya sempat lemas, mendengar hasil pemeriksaan," kata Muamar Qadafi, ayah ZM beberapa waktu lalu di salah satu rumah sakit swasta di Balikpapan, usai pengecekan pengelihatan anaknya.

Nasib serupa juga dialami Toriq, bocah berusia 11 tahun. Toriq juga terkena dampak Rubella yang dialaminya sejak masih dalam janin. Kini, Toriq mengalami gangguan berbicara serta pendengaran.

Upik, ibunda Toriq tetap tegar dan semangat untuk kesembuhan buah hatinya. Apapun dilakukan mulai dari searching di internet dan pengobatan alternatif seperti terapi.

Wanita yang tinggal Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota ini mengaku, pada usia kehamilan trimester pertama dirinya terkena virus Rubella.

"Sebenarnya kadang-kadang orangtua yang anaknya dengan gangguan belum tentu mengetahui terkena Rubella. Dokter sendiri tidak menyebutkan bahwa anak tersebut terkena Rubella. Kalau seseorang terkena Rubella harus tes dulu," kata Upiq.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved