Gempa dan Tsunami Sulteng

Jadi Daerah Penanganan Korban Gempa dan Tsunami Palu, Balikpapan Kedatangan Pesawat Militer Asing

Penanganan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Bandara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan mulai kedatangan pesawat militer luar negeri.

Jadi Daerah Penanganan Korban Gempa dan Tsunami Palu, Balikpapan Kedatangan Pesawat Militer Asing
DOKUMENTASI/TRIBUN KALTIM
Edisi cetak Tribun Kaltim, Jumat 6 Oktober 2018. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Setelah ditetapkan sebagai daerah penyangga kedua untuk penanganan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Bandara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan mulai kedatangan pesawat-pesawat militer luar negeri.

Hingga Kamis (4/10/2018) kemarin, 5 pesawat militer dari luar negeri telah mendarat.

Singapura mengirim dua pesawat logistik militer, Hercules C-130. Kedua pesawat tersebut telah mendarat sejak Selasa (2/10/2018) lalu.

Disusul dua pesawat India, Hercules C-17 dan C-130 pengangkut logistik, Rabu (3/10/2018).

Sementara Malaysia mengirim satu pesawat helikopter A-400 tiba Kamis (4/10/2018).

"Untuk pesawat asing, sementara mereka parkir di Hanggar C dan D Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan," kata Danlanud Balikpapan Kolonel Pnb Muhammad Mujib.

Dicekal Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta, Berikut Kronologi Penangkapan Ratna Sarumpaet

Selain membawa bantuan logistik, mulai makanan, obat-obatan, tenda dan alat-alat rumah sakit, pesawat militer milik negara sahabat tersebut turut membantu mendistribusikan bantuan ke Palu.

Pesawat dari Singapura sudah mendistribusikan 6,3 ton bantuan logistik.

Kemudian India 4,6 ton logistik ke Palu, Sulawesi Tengah.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved