Kebohongan Ratna Sarumpaet

Warga Aceh Tuntut Hanum Rais Minta Maaf Sebut Ratna Sarumpaet sebagai Cut Nyak Dien Masa Kini

Hanum Rais membuat sejumlah warga Aceh geram karena mengatakan bahwa baginya Ratna Sarumpaet adalah Cut Nyak Dien masa kini.

Warga Aceh Tuntut Hanum Rais Minta Maaf Sebut Ratna Sarumpaet sebagai Cut Nyak Dien Masa Kini
Kolase Dok Tribunkaltim
Hanum Rais dan Ratna Sarumpaet 

"Kartini masa kini adalah Bunda Ratna Sarumpaet dan mungkin Bunda Neno Warisman.

Dan mudah-mudahan mengilhami ribuan Neno Warisman dan juga Ratna Sarumpaet di Indonesia.

Bermukim di Tebet, Ini Kata Tetangga tentang Ratna Sarumpaet

Salah satunya mudah-mudahan saya jadi bagian dari perjuangan ini ya, bunda," lanjut Hanum Rais sambil merangkul pundak Ratna Sarumapet.

Setelah kebohongan Ratna Sarumpaet terbongkar, banyak warga Aceh yang menuntut Hanum Rais untuk meminta maaf secara khusus.

"Anda @hanumrais harus meminta maaf secara khusus kepada Rakyat Aceh karena telah secara tidak beretika mencatut nama Cut Nyak Dhien. Kami sebagai rakyat tak sudi, nama pahlawan kami dicatut untuk ambisi politik anda!," tulis Putra Rizki di akun Twitternya seperti yang telah Grid.ID kutip dari Serambinews.com.

 
Selain itu, akun atas nama Fakhrurrazi juga menyampaikan protesnya terhadap Hanum Rais.

"Video yang loe opload td mana @hanumrais? di video itu pakek bawa2 nama Cut Nyak Dhien. Saya orang Aceh keberatan nama pahlawan kami dicatut2 dng pembohong. Malu, harusnya minta maaf," tulis Fakhrurrazi.

Seorang advokat asal Aceh bernama J Kamar Farza bahkan ikut menuntut permintaan maaf Hanum Rais.

Amien Rais Mangkir Dipanggil Polisi Terkait Berita Bohong Ratna Sarumpaet, Ini Penilaian Jubir PSI

Menurut J Kamar Farza, perkataan Hanum Rais yang menyamakan Ratna Sarumpaet dengan Cut Nyak Dien dan Kartini telah melukai perasaan publik.

Dia bahkan menyebutkan jika itu adalah tindakan yang hina.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved