Tingkatkan Potensi Industri Kreatif Digital, Bekraf Gelar BDD di Balikpapan

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Bekraf Developer Day (BDD) 2018 sebagai upaya penguatan ekonomi digital di Kota Balikpapan.

Tingkatkan Potensi Industri Kreatif Digital, Bekraf Gelar BDD di Balikpapan
Tribun Kaltim
JUMPA PERS - Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari (tenga) bersama Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat jumpa pers kegiatan Bekraf Developer Day di Hotel Novotel, Minggu (7/10). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Bekraf Developer Day (BDD) 2018 sebagai upaya penguatan ekonomi digital di Kota Balikpapan.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Novotel, Balikpapan pada Minggu, (7/10) dan diikuti sekitar 500 peserta dari kalangan anak muda di Kaltim.

Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari mengungkapkan, pendukungan teknologi sangat dibutuhkan di Balikpapan dengan mendorong para pelaku ekonomi digital, kreatif digital, dan pre-startup membentuk ekosistem digital guna mendukung potensi ekonomi di Balikpapan.

Baca: Mitra Kukar Vs PSM Makassar - Tumbang di Kandang Sendiri, Naga Mekes Dekati Zona Degradasi

Menurutnya, pelaku ekonomi kreatif startup digital terus bermunculan di Balikpapan dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat lokal. Potensi tersebut harus terus didukung secara konsisten agar para pelaku dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi khususnya di subsektor aplikasi, game, dan web serta internet of things (IoT).

"Melalui kegiatan Bekraf Developer Day, diharapkan bemunculan talenta-talenta baru dan produsen-produsen baru di sektor game dan aplikasi yang berkualitas untuk berperan dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui ekonomi kreatif digital di kota Balikpapan," ungkapnya.

Diketahui, kegiatan Bekraf tersebut merupakan kegiatan yang kedua kalinya di Kota Balikpapan dan merupakan kegiatan yang ke lima kalinya di Indonesia dalam tahun 2018 ini dengan menghadirkan sejumlah pelaku, praktisi dan expert industri kreatif digital Tanah Air.

Dijelaskan Hari, seperti halnya BDD di Batam, Jayapura, Surabaya, dan Makassar, BDD Balikpapan 2018 juga menggandeng Dicoding Indonesia untuk menyelenggarakan ini yang didukung Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, Intel Innovator, Komunitas ID- Android,Samsung Developer Warrior, dan perusahaan-perusahaan teknologi lainnya di Indonesia.

Baca: Ridwan Kamil Ingin Tata Pantai Pangandaran bak Pantai Waikiki Hawaii, Ini Kebutuhan Anggarannya

"Dengan mengusung tema `Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Digital', peserta BDD Balikpapan yang didominasi anak muda diharapkan dapat mengikuti jejak startup-startup Indonesia yang berprestasi seperti Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan lain-lain," ujar Hari.

Dirinya juga berharapkan Event ini dapat mendorong kontribusi anak-anak muda untuk berkreasi menghasilkan aplikasi dan game yang membantu aspek kehidupan masyarakat Balikpapan dan sekitarnya. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved