Kebohongan Ratna Sarumpaet

VIDEO - Pengakuan Prabowo Soal Kasus Ratna Sarumpaet; ''Motivasi Bersandiwara Masih Jadi Misteri''

Pengakuan itu diberikan Prabowo Subianto saat diwawancarai oleh Rosiana Silalahi di Kompas TV.

VIDEO - Pengakuan Prabowo Soal Kasus Ratna Sarumpaet; ''Motivasi Bersandiwara Masih Jadi Misteri''
kolase Youtube TVOne dan Kompas.com
Ratna Sarumpaet dan Prabowo Subianto 
TRIBUNKALTIM.CO - Polda Metro Jaya resmi menahan aktivis Ratna Sarumpaet.
Keputusan itu diambil setelah Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyatakan penyidik memutuskan untuk menahan aktivis Ratna Sarumpaet.
Ratna sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebaran informasi bohong alias hoaks.

Sebelumnya Ratna mengaku dikeroyok oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat.
Wajahnya babak belur yang dinyatakan Ratna sebagai akibat pengeroyokan.
Belakangan terkuak penyebab wajah bengkak Ratna Sarumpaet.
Polisi mengungkap bahwa wajah bengkak Ratna bukanlah akibat penganiayaan. Wajah lebam itu didapat setelah Ratna menjalani operasi sedot lemak.
Ratna diketahui menjalani operasi plastik di RS Bina Estetika, Jakarta.
"Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian kita temukan alat bukti petunjuk yaitu keterangan saksi, tersangka, penyidik setelah melakukan penangkapan dan mulai malam ini penyidik melakukan penahanan (Ratna)," kata Argo, di Mapolda Metro Jaya seperti dikutip Tribunstyle.com dari Kompas.com Jumat (5/10/2018) malam.
 
Penahanan Ratna berdasar surat perintah penahanan nomor SPH/925/10/2018 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Penyidik memutuskan menahan Ratna untuk 20 hari ke depan.
Alasan penahanan karena penyidik khawatir Ratna melarikan diri.
Ratna juga dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.
Pengakuan Prabowo Subianto
Sebuah pengakuan diberikan oleh Prabowo Subianto terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet.
Pengakuan itu diberikan Prabowo saat diwawancarai oleh Rosiana Silalahi di Kompas TV.
Saat itu, Prabowo mengaku awalnya dia merasa terkejut terkait kasus itu.
"Saya percaya masa bisa sih ibu 70 tahun bikin sandiwara seperti ini, apa motivasinya?" ucap Prabowo seperti yang terlihat dalam video yang diunggah oleh Kompas TV, Jumat (7/10/2018).
Prabowo melanjutkan, sebenarnya dia sempat meminta adanya visum dari kasus tersebut.
"Setelah itu saya sudah minta, tolong visum dokternya mana?" imbuh Prabowo.
Selain itu, Prabowo menganggap kasus itu masih menjadi misteri.
Tidak hanya itu, dia juga menduga ada semacam tekanan jiwa yang dialami oleh Ratna.
"Walaupun kita tidak etis bicara untuk umum,"ucap Prabowo.
Meski demikian, usai Ratna mengakui dirinya telah berbohong soal penganiayaan, Prabowo pun langsung mengambil tanggung jawab.
"Saya minta maaf ke publik, ya kalau memang mau diusut, silakan diusut. Dalam arti misteri. Saya juga denger cerita-cerita beberapa bulan ini ada 2-3 orang yang selalu datangi beliau, bicara ini bicara itu. Ya Maklumlah dunia Republik Indonesia sekarang. Penuh misteri," ujar Prabowo. (TribunJatim) 
 
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved