Kebohongan Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet Tiba-tiba Nangis Minta Bertemu dengan Prabowo Subianto

Ratna Sarumpaet Tiba-tiba Nangis Minta Dipertemukan dengan Prabowo Subianto,

kolase Youtube TVOne dan Kompas.com
Ratna Sarumpaet dan Prabowo Subianto 

Ratna Sarumpaet Tiba-tiba Nangis Minta Dipertemukan dengan Prabowo Subianto

TRIBUNKALTIM.co - Said Iqbal: Ratna Sarumpaet tiba-tiba menangis dan minta bertemu Prabowo Subianto. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, sempat meminta dipertemukan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca: Ratna Sarumpaet Titip Surat di Acara ILC tvOne, Akulah Satu-satunya yang Bertanggung Jawab

Baca: Ratna Sarumpaet Tidak Terdaftar dalam Senior Advisors WPIC 2018 di Chile, Penjelasan Disparbud

Baca: Polisi Periksa Said Iqbal Terkait Perkara Hoaks Ratna Sarumpaet, Begini Alasannya

Hal ini ia sampaikan setelah menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Said menceritakan kronologi Ratna menyampaikan permintaan itu kepadanya.

"Apa yang sudah diketahui oleh kawan-kawan media juga pada 28 September 2018 sekitar pukul 23.30 setelah saya pulang dari acara di salah satu televisi swasta, saya ditelepon oleh staf Ratna Sarumpaet dan kemudian Ratna Sarumpaet berbicara," ujar Said di Mapolda Metro Jaya, Selasa.

tribunkaltim
instagram.com/tribunkaltim

Dalam telepon tersebut, lanjut Said, ia diminta mengunjungi rumah Ratna Sarumpaet. Said mengaku sempat menolak karena permintaan Ratna Sarumpaet ini dinilai sangat mendadak.

"Tapi tiba-tiba dia (Ratna Sarumpaet) menangis dan mengatakan 'Kamu harus datang karena saya dianiaya'. Singkat cerita akhirnya saya putuskan untuk datang sebelum saya ke rumah putar balik dengan taksi untuk datang ke rumah Ratna Sarumpaet," lanjut Said.

Di rumah Ratna, Said mendengar cerita tentang pengeroyokan yang kata Ratna dialaminya di Bandung pada tanggal 21 September 2018.

Baca: Khusus Daerah Ini Penerimaan CPNS 2018 Ditunda hingga 2019, Berikut Pernyataan Kemenpan-RB

Baca: Salah Unggah KTP dan KK, Berkas Pelamar CPNS Langsung Dinyatakan TMS

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 - 4 Masalah Fatal saat Login sscn.bkn.go.id, Ingat! Data Tidak Dapat Diubah

"Saya sempat menyarankannya untuk visum dan melapor polisi. Namun, Ibu Ratna mengaku pesimistis," kata Said.

Menurut Said, saat itu ah Ratna meminta dipertemukan dengan Prabowo Subianto untuk menjelaskan langsung mengenai pengeroyokan itu.

Halaman
1234
Editor: abdul haerah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved