Kenaikan Harga BBM

Setengah Jam setelah Diumumkan, Jokowi Menunda Kenaikan Harga BBM Premium

Presiden Joko Widodo meminta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium ditunda, keputusan kenaikkan cuma berumur 30 menit.

Setengah Jam setelah Diumumkan, Jokowi Menunda Kenaikan Harga BBM Premium
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Situasi Kota Palu di mana warga mengalami krisis air sehingga warga melakukan 'penjarahan' di beberapa pusat perbelanjaan di Kota Palu, Minggu (30/9/2018). Selain pusat perbelanjaan warga melakukan penjerahan disejumlah spbu untuk mengambil BBM. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium ditunda.

"Saya sudah lapor bapak presiden, bahwa PT Pertamina (Persero) tidak siap melaksanakan  kenaikan harga BBM hari ini. Jadi Presiden memberi arahan agar ditunda kenaikan harga BBM Premium dan dibahas ulang," ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan kepada Tribunnews.com di ruang VIP Bandara Ngurah Rai Bali, Rabu (10/10/2018) pukul 17.30 Wita.

 
Sebelumnya, sekitar pukul 17.00 Wita, usai menjadi pembicara pada satu acara di sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengumumkan kenaikan harga BBM jenis premium.

Rabu sekitar pukul 10.45 WIB, setibanya di ruang VIP Bandara I Gusti Ngurahrai, Bali, Jonan juga mengumumkan kenaikan harga BBM jenis non-subsidi.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyapa penonton yang hadir pada pembukaan Asian Games 2018 di stadion utama gelora Bung Karno Jakarta, pada 6 Oktober 2018 guna mengikuti Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyapa penonton yang hadir pada pembukaan Asian Games 2018 di stadion utama gelora Bung Karno Jakarta, pada 6 Oktober 2018 guna mengikuti Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018. (INAPGOC/Agustinus Tri Mulyadi)

Terkait penundaan kenaikan barga BBM jenis premium, memang terkesan mendadak. Ia mengaku mendapat telepon dari Presiden Joko Widodo. 

Petugas tengah mengisi bahan bakar minyak (bbm) jenis Pertamax di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/5/2016).
Petugas tengah mengisi bahan bakar minyak (bbm) jenis Pertamax di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/5/2016). (Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Sore itu, Jonan sudah berada di ruang VIP Bandara Ngurah Rai, hendak bersiap kembali ke Jakarta. 

Wartawan Tribunnews, satu-satunya pewarta yang ikut serta rombongan Jonan, mantan Menteri Perhubungan.

"Sampai kapan ditunda?" tanya Tribun.

 "Sampai Pertamina siap. Jadi ditunda sampai waktu yang tidak ada waktunya. Demikian sesuai arahan bapak presiden," ujar Jonan.

Sebelumnya, pemerintah berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium, mulai Rabu (10/10) sore ini, pukul 18.00 WIB.

"Kenaikannya sekitar 6-7 persen, lebih kecil dibandingkan persentasi kenaikan harga minyak mentah dunia sekitar 25 persen," ujar Jonan di Hotel Sofitel Bali, pukul 17.00. Namun 30 menit kemudian, keputusan itu dianulir.

Jika terealisasi, maka harga jual premium di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) naik menjadi Rp 7.000 per liter dari sebelumnya dari Rp 6.450 per liter.

Sedangkan, untuk harga jual Premium di luar Jamali naik menjadi Rp 6.900 per liter dari sebelumnya Rp 6.400 per liter. "Kenaikannya mulai malam (Rabu/10/10) ini paling cepat pukul 18.00 WIB," ujar Jonan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Baru 30 Menit Diumumkan, Presiden Jokowi Minta Kenaikan Harga BBM Premium Ditunda, http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/10/10/jokowi-minta-kenaikan-harga-bbm-premium-ditunda.

Editor: Sanusi

Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved