Ruhut Sitompul: Pak Amien sebelum Diperiksa Negatif, setelah Diperiksa Puji Polisi

Ruhut Sitompul melayangkan pujian untuk Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, melalui cuitan di Twitter.

Ruhut Sitompul: Pak Amien sebelum Diperiksa Negatif, setelah Diperiksa Puji Polisi
kolase/tribunsolo.com
Amien Rais dan Ruhut Sitompul 

TRIBUNKALTIM.CO-- Mantan politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul melayangkan pujian untuk Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, melalui cuitan di Twitter, Kamis (11/10/2018).

Pria yang kini bergabung dalam Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin ini memuji sikap Amien seusai diperiksa oleh polisi terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet.

Pada cuitannya, Ruhut menuliskan agar pemimpin harus berpikir positif.

Bukannya memiliki pemikiran negatif.

Ia juga memuji sikap Amien yang berubah setelah diperiksa oleh pihak kepolisian.

"Pemimpin harus Berpikir Positif jgn Berpikir Negatif,

“Ini Contoh yg paling tepat diberikan utk Pak Amien Rais,

Awal datang diperiksa sebagai Saksi Negatif melihat Kerja Polisi

tapi setelah selesai diperiksa Polisi Memuji muji Kerja Polisi dalam Kasus Ratna Sarumpaet”

MERDEKA," tulis Ruhut.

Amien Rais dan Ruhut Sitompul
Amien Rais dan Ruhut Sitompul (kolase/tribunsolo.com)

Amien Rais akhirnya memenuhi panggilan polisi dan mendatangi Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018) kemarin.

Amien datang didampingi putrinya, Tasniem Fauzia Rais.

Ia juga mendapat pengawalan khusus dari massa alumni 212.

Datang pukul 10.00 WIB dan selesai pemeriksaan pukul 14.00 WIB.

Kedatangan Amien ke polisi sebagai saksi terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya dan dikeroyok.

Amien sendiri baru memenuhi hadir setelah menerima panggilan kedua dari polisi.

Sebelumnya ia mangkir dari panggilan pertama karena penulisan namanya salah.

Pada panggilan pertama, Amien seharusnya menjalani pemeriksaan pada Jumat (5/10/2018).

Namun ia mangkir dan baru datang ke Polda Metro Jaya setelah panggilan kedua.

Amien Rais juga sempat meminta kepada Presiden Joko Widodo sesaat ia tiba di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Ia meminta agar presiden mencopot Tito Karnavian dari jabatan Kapolri.

"Saya enggak akan panjang-panjang, saya minta ke Pak Jokowi supaya Pak Kapolri Tito segera dicopot."

"Alasannya, Anda cari sendiri," ujar Amien dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Namun Amien tidak menjelaskan secara rinci terkait permintaan tersebut.

"Saya yakin stok pimpinan Polri yang jujur dan mengabdi bangsa negara masih banyak untuk ganti Pak Tito."

"Kita cinta polisi sebagai keamanan nasional tapi kalau ada oknum yang enggak benar harus diganti," sebutnya. (*)

Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved