80 Hari Hanyut di Lautan, Stenly Tatoy Warga Minahasa Diselamatkan Nelayan Wilayah Mikronesia

Sudah 80 Hari Stenly Tatoy (37) hilang di lautan, ternyata dia diselamatkan nelayan warga Pulau Yap, wilayah Kepulauan Mikroniesia.

80 Hari Hanyut di Lautan, Stenly Tatoy Warga Minahasa Diselamatkan Nelayan Wilayah Mikronesia
tribunnews.com
Stenly Totoy, 37, kini berada di di rumah penduduk bernama Amelia orang Indonesia yang tinggal di Pulau Yap, wilayah negara Kepulauan Mikronesia di lautan Pasific. Dia berada di lokasi itu setelah hanyut di lautan selama 80 hari. 

TRIBUNKALTIM.CO, MANADO - Beberapa waktu lalu, seorang pria bernama Aldi Novel Adilang menyedot perhatian publik karena kisahnya berjuang hidup saat terombang-ambing di laut selama sekitar 49 hari.

Seorang nelayan asal Pulau Gangga Minahasa Utara, Sulawesi Utara bernama Stenly Tatoy (37) ternyata mengalami hal serupa. Bedanya, Stenly hilang di lautan selama 80 hari.

Tribun-Video.com melansir TribunManado.com, Jumat (12/10/2018), Stenly melakukan video call dengan adiknya, Herdi Tatoy menggunakan ponsel dari seseorang yang membantunya.

Kepada TribunManado.com, Stenly mengaku hanyut sejak Senin (9/7/2018) hingga ditemukan di Pulau Yap, Mikronesia, Jumat (5/10/2018).

Saat diselamatkan oleh nelayan setempat, kondisi Stenly sudah mulai berhalusinasi.

Stenly Totoy, 37, kini berada di di rumah penduduk bernama Amelia orang Indonesia yang tinggal di Pulau Yap, wilayah negara Kepualaun Mikronesia di lauatan Pasific. Dia berada di lokasi itu setelah hanyut di lautan selama 80 hari.
Stenly Totoy, 37, kini berada di di rumah penduduk bernama Amelia orang Indonesia yang tinggal di Pulau Yap, wilayah negara Kepualaun Mikronesia di lauatan Pasific. Dia berada di lokasi itu setelah hanyut di lautan selama 80 hari. (tribunnews.com)

Baca: Gempa Bumi Donggala Palu, Ratusan Warga Hilang dan Banyak Rumah Hanyut

Baca: VIDEO - Permukaan Air Laut yang Naik Sebabkan Rumah dan Mobil Hanyut Pasca Gempa di Donggala

Baca: Dihantam Badai, Pelaut Terhanyut Ribuan Kilometer

"Saya kemudian dirawat di rumah sakit selama empat hari kemudian dirawat di rumah seorang yang baik hati, ia kasih makan dan minum ke saya," katanya.

Kepada adiknya, Stenly mengaku rindu keluarga dan ingin segera pulang. Herdi Tatoy mengatakan, kakaknya ditolong oleh Amelia, wanita asal Indonesia di pulau Yap.

Selain itu, ada pula beberapa keluarga asal Indonesia yang turut membantu.

Saat ditanya mengenai proses penyelamatan kakaknya, Herdi mengaku tak mengetahui secara detail.

Dia hanya menduga kakaknya diselamatkan oleh kapal ikan.

Halaman
12
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved