Bank Dunia Hibah Rp 75 Miliar dan Bantuan Pinjaman Rp 15 Triliun untuk Tangan Bencana

Grup Bank Dunia mengumumkan bantuan dengan nilai 1 miliar dollar AS (Rp 15 t) untuk penanganan bencana alam di Indonesia.

Bank Dunia Hibah Rp 75 Miliar dan Bantuan Pinjaman Rp 15 Triliun untuk Tangan Bencana
Eagle Online
CEO Bank Dunia, Kristalina Georgieva 

TRIBUNKALTIM.CO, NUSA DUA-- Grup Bank Dunia secara resmi mengumumkan bantuan dengan nilai total mencapai 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 15 triliun untuk penanganan bencana alam di Indonesia.

Bantuan ini merupakan kelanjutan dari hasil pembicaraan antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan CEO Grup Bank Dunia Kristalina Georgieva yang membahas kesepakatan pemberian bantuan untuk Indonesia.

"Bank Dunia mengumumkan pendanaan hingga 1 miliar dollar AS bagi pemerintah Indonesia untuk melengkapi upaya-upaya bantuan dan rekonstruksi di daerah-daerah yang terkena bencana di Sulawesi dan Lombok. Bantuan ini juga untuk memperkuat ketahanan jangka panjang," demikian keterangan tertulis dari Bank Dunia yang diterima Kompas.com, Minggu (14/10/2018).

Pendanaan yang dimaksud merupakan bantuan dalam bentuk pinjaman jangka panjang. Kalla sebelumnya mengungkapkan, tenor pinjaman dari Bank Dunia untuk penanganan bencana bisa mencapai 35 tahun, sehingga tidak memberatkan pemerintah.

Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.
Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Selain memberi bantuan pinjaman atau pendanaan, Bank Dunia turut memberi hibah 5 juta dollar AS (sekitar Rp 75 miliar) untuk bantuan teknis.

Bantuan dalam bentuk hibah tersebut dilakukan untuk memastikan proses rekonstruksi dalam waktu dekat dijalankan dengan baik.

"Pendanaan akan tersedia berdasarkan permintaan dari pemerintah," sebut Bank Dunia.

Di satu sisi, Bank Dunia mengapresiasi respons pemerintah yang cepat menangani korban dan daerah terdampak bencana.

Georgieva sebelumnya sudah berkunjung ke Palu bersama Kalla dan melihat sendiri seperti apa kondisi di sana.

CEO Bank Dunia, Kristalina Georgieva
CEO Bank Dunia, Kristalina Georgieva (Eagle Online)

"Saat kita memasuki tahap rekonstruksi, kami menawarkan bantuan dana hingga 1 miliar dollar AS yang merupakan dukungan komprehensif dan tersedia untuk Indonesia. Penghormatan terbaik bagi mereka yang kehilangan nyawa adalah membangun kembali dengan lebih baik," kata Georgieva dalam keterangan tertulis.

Dari total bantuan yang ditawarkan, mencakup dana transfer tunai untuk 150.000 keluarga termiskin yang terdampak bencana untuk jangka waktu 6 bulan sampai 1 tahun.

Bantuan tersebut akan mendukung sistem perlindungan sosial yang menopang ekonomi dan lapangan kerja lokal selama masa pemulihan berlangsung, serta menjaga modal manusia agar tetap produktif untuk jangka panjang.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bank Dunia Sediakan Bantuan 1 Miliar Dollar AS untuk Bencana di Indonesia", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/10/14/153839426/bank-dunia-sediakan-bantuan-1-miliar-dollar-as-untuk-bencana-di-indonesia.
Penulis : Andri Donnal Putera
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved