Breaking News

BREAKING NEWS - Beredar Kabar Habib Umar Bin Hafidz Ditangkap Densus di Samarinda, Ini Kata Polisi

Heboh kabar mengenai ditangkapnya Al Habib Umar Bin Hafidz oleh Densus 88, saat berada di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

BREAKING NEWS - Beredar Kabar Habib Umar Bin Hafidz Ditangkap Densus di Samarinda, Ini Kata Polisi
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Al Habib Umar Bin Hafidz saat memimpin Tabligh Akbar di stadion Madya Sempaja, Samarinda, Kamis (11/10/2018) malam. 

BREAKING NEWS  - Beredar Kabar Habib Umar Bin Hafidz Ditangkap Densus di Samarinda, Ini Kata Polisi

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jagat dunia maya kembali heboh dengan adanya kabar mengenai ditangkapnya Al Habib Umar Bin Hafidz oleh Densus 88, saat berada di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Kamis (11/10/2018) malam, Al Habib Umar Bin Hafidz mengisi acara di Stadion Madya Sempaja, Kota Samarinda.
Selanjutnya, Jumat (12/10/2018) Al Habib Umar Bin Hafidz juga mengisi majelis di Masjid Islamic Center, Samarinda hingga shalat Jumat. 
 
Saat itu tampak Al Habib Umar Bin Hafidz dikawal oleh aparat bersenjata lengkap keluar dari salah satu masjid terbesar dan termegah di Asia Tenggara tersebut.
 
Dikawalnya Al Habib Umar Bin Hafidz oleh aparat bersenjata lengkap itu yang membuat muncul anggapan guru besar tersebut diamankan aparat.
 
Namun, pihak panitia Tabligh Akbar bersama jajaran kepolisian dari Polresta Samarinda membantah Al Habib Umar Bin Hafidz telah ditangkap.
Minggu (14/10/2018) malam, pihak panitia bersama Polresta Samarinda mengklarifikasi kabar tersebut.

Densus Ciduk Terduga Teroris seorang Karyawan Sebuah Universitas Negeri di Banyuwangi

Lagi, Tim Densus 88 Antiteror Tangkap Seorang Pria di Sleman

 

Ketua Panitia Tabligh Akbar, Habib Hasiym Bin Abdullah Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim menjelaskan, aparat keamanan memang sengaja didatangkan dengan senjata lengkap guna memberikan pengamanan kebada Al Habib Umar Bin Hafidz.

 

Pasalnya saat itu terdapat ribuan umat yang ingin bersalaman, maupun menghampiri guru besar tersebut.

 

"Kita memang sebelumnya berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengamanan, mulai dari kedatangan hingga kepulangan. Pengamanannya memang menggunakan persenjataan lengkap," ucapnya Minggu (14/10/2018).

"Jadi, kabar Al Habib Umar Bin Hafidz ditangkap itu tidak benar," tegasnya.
Lanjut dia menjelaskan, dari informasi yang didapatkannya, video tersebut bukanlah dari wilayah Kaltim, melainkan dari Sumedang, Jawa Barat.
"Video bukan dari kita, bukan dari Kaltim, diedarkan oleh seseorang dari Sumedang. Saat ini Al Habib Umar di Jakarta, beliau aman, beliau bergembira, insyallah berkahnya besar," terangnya.
Sementara itu, Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono menjelaskan, kepolisian memang melakukan pengamanan terhadap Al Habib Umar Bin Hafidz sesuai dengan koordinasi pihak panitia.
Al Habib Umar Bin Hafidz saat memimpin Tabligh Akbar di stadion Madya Sempaja, Samarinda, Kamis (11/10/2018) malam.
Al Habib Umar Bin Hafidz saat memimpin Tabligh Akbar di stadion Madya Sempaja, Samarinda, Kamis (11/10/2018) malam. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP)
Terdapat 450 personel gabungan, yang terdiri dari Polresta Samarinda, Brimob Polda Kaltim, TNI, Satpol PP.
"Itu memang proses pengamanan, tidak benar itu ditangkap," ucapnya.
Pihaknya pun akan memproses sesuai hukum yang berlaku atas isu tidak benar tersebut.
"Akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya. (*)
Follow Instagram tribunkaltim
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved